Paguyuban Panser Mataram TNI AL Berikan Tali Asih dan Sumbang Panti Asuhan


Paguyuban Panser Mataram memberikan tali asih kepada keluarga TNI AL yang membutuhkan. Foto: ist

YOGYAKARTA - Paguyuban keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang tergabung dalam wadah Persatuan Serdadu (Panser) Mataram memberikan sumbangan untuk anak yatim piatu dan keluarga besar TNI Angkatan Laut, Sabtu (01/12/2018).

Wakil Ketua Paguyuban Panser Mataram, Serda Ttu Sugeng Riyanto mengatakan, kegiatan Amal Bhakti merupakan rangkaian acara memperingati hari jadi Paguyuban Panser Mataram yang Ke-1 tepat pada tanggal 1 Desember 2018. Menurutnya, tali asih sumbangan dana sosial tersebut berasal dari donasi anggota Paguyuban Panser Mataram yang dihimpun secara sukarela.

Kegiatan amal bakti dilaksanakan di panti asuhan Yatim Piatu Gotong Royong di Rt. 05 dusun Jaranan Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul,

“Dana sosial diberikan kepada 13 anak yatim piatu yang kami diserahkan langsung,” kata Sugeng mewakili Ketua Umum Paguyuban Letkol Laut (S) Dawinto yang tidak dapat hadir, dikarenakan bersamaan tugas dinas.

Dalam kesempatan tersebut, Sugeng didampingi 7 orang anggota Paguyuban Panser Mataram yang berdinas dari berbagai satuan-satuan TNI-TNI Angkatan Laut Sabang sampai Merauke. Tidak ketinggalan turut serta beberapa anggota berasal dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Yogyakarta selaku kewilayahan.

Dalam kesempatan tersebut Sugeng menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran pengurus dan segenap anggota Paguyuban Panser Mataram, baik dapat hadir secara langsung turut dalam pelaksanaan Amal Bhakti di Yogyakarta, maupun pada saat pengumpulan dana sukarela dari segenap anggota Paguyuban Panser Mataram.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Paguyuban Panser Mataram sampai saat ini tercatat beranggotakan 240 prajurit aktif TNI Angkatan Laut yang berasal dari DIY, namun terpisah di berbagai wilayah dinas dari Sabang sampai Merauke.

“Selaku prajurit TNI Angkatan Laut yang berasal dari Yogyakarta, kita dipersatukan dengan budaya dan adat-istiadat Yogyakarta yang Adiluhung, hendaknya senantiasa kita pererat tali silaturahmi, persaudaraan dan kekeluargaan dengan semboyan sedulur saklawase,” tegas Sugeng.

Selain pemberian santunan kepada anak yatim, kegiatan Amal Bhakti juga dilaksanakan kepada 10 keluarga besar TNI Angkatan Laut yang saat ini dalam kondisi membutuhkan bantuan. Antara lain janda prajurit gugur dalam dinas, sakit maupun biaya pendidikan anak berkebutuhan khusus.

Kegiatan Amal Bhakti telah dilaksanakan yakni silaturahmi dan pemberian santunan tali asih langsung kepada keluarga Alm Pelda Mes Arista dan keluarga Alm Pelda Rohadi di desa Banguntapan Bantul, keluarga Alm Serda Mes Suryanto di desa Piyungan Bantul, keluarga Praka Mar Darmanto di desa Trirenggo Bantul, keluarga Alm PNS Ngadiono di Rumdis Donotirto Lanal Yogyakarta, keluarga Kopka Sudarmanto di desa Tirtonirmolo Bantul dan keluarga Koptu Sumaryanto di desa Pengasih Kulonprogo.

Selain pemberian tali asih kepada keluarga besar TNI Angkatan Laut Yogyakarta, santunan dana sosial juga diberikan kepada keluarga Serda Bah Haidir, anggota Fasharkan Manokwari, istri atas nama Ny. Widya kurun waktu sekitar 2 tahun menjalani pengobatan sakit kanker Serviks dibeberapa rumah sakit DIY. (kt3)

Redaktur: Faisal


 





Baca Juga