Perlu Peran Mahasiswa dalam Pengawasan Partisipatif Pilkada Serentak 2020


Kelompok Mahasiswa STIE YKPN saat berkunjung ke Kantor Bawaslu DIY . Foto: ist

YOGYAKARTA – Peran Kampus atau mahasiswa dalam mendorong terwujudnya Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2020 yang berkualitas sangat dibutuhkan. Sebagai kalangan terdidik, mahasiswa bisa berpartisipasi dalam pengawasan Pilkada bersama Bawaslu.

Hal itu diungkapkan Ketua Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat menerima kunjungan mahasiswa dari STIE YKPN di Kantor Bawaslu DIY, Kamis (28/11/2019) siang.

Menurutnya, tugas dan wewenang pokok Bawaslu sesuai Undang-Undang yaitu mengawasi penyelenggaraan Pemilu di seluruh wilayah Indonesia. Dalam pelaksanaan tugas pengawasan, selama ini Bawaslu menggandeng semua elemen masyarakat, termasuk mahasiswa,

“Kami mengajak adik-adik mahasiswa, termasuk adik-adik dari STIE YKPN dalam pengawasan partisipatif, termasuk dalam menghadapi momentum pilkada serentak 2020, dimana di DIY ada tiga kabupaten, yaitu Gunungkdul, Bantul dan Sleman,” tutur Bagus.

Menurut Bagus, Bawaslu DIY sudah sering menerima tamu dari kampus mulai kelompok kecil hingga kelompok besar. Ia mengaku selalu mengajak mahasiswa yang berkunjung ke Bawaslu DIY untuk turut meningkatkan kualitas Pemilu maupun Pilkada dengan menguatkan pengawasan partisipatif.

Dalam kesempatan tersebut, Bagus menjelaskan persiapan Bawaslu DIY dalam menghadapi Pemilu serentak 2020. Diantara yang menjadi sorotan adalah terkait perbedaan kewenangan pengawas dalam UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang berbeda dengan UU No 10 tahun 2016 tentang Pemilihan (UU Pilkada),

“Kewenangan Pengawas Pemilu dalam Pilkada berbeda dengan ketika Pemilu 2019 kemarin. Dalam pilkada kita kurang bisa maksimal. Misalnya ketika ada pelanggaran, kita hanya bisa merekomendasikan, tidak bisa memutuskan seperti ketika Pemilu (2019) kemarin. Saat ini Bawaslu melalui Bawaslu Daerah tengah melakukan upaya JR (judicial Review). Hal ini perlu diketahui adik-adik mahasiswa, karena berkorelasi dengan pentingnya peran partisipatif mahasiswa dalam pengawasan,” imbuhnya.

Sementara perwakilan rombongan 20 mahasiswa dari STIE YKPN, Prasetya Bramasta mengatakan, tujuan dia dan rekan-rekannya berkunjung ke Bawaslu adalah untuk memenuhi tugas kuliah dari dosennya,

“Kami sebelumnya mengajukan permohonan untuk wawancara beliau Ketua Bawaslu DIY, Bapak Bagus Sarwono untuk wawancara mengenai tugas dan fungsi bawaslu dalam pemerintahan,” katanya.

Menurut Prasetya, hasil kunjungannya di Bawaslu DIY, akan dipresentasikan dalam forum akademik di kampusnya. Menurutnya peran Bawaslu sangat penting untuk dikuatkan agar terwujud Pemilu atau Pilkada yang berkualitas. (rd)

Redaktur: Ja’faruddin AS

 


 





Baca Juga