Selasa, 24/12/2019 20:04 WIB | Dibaca: 222 kali

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia Kota Yogyakarta, Resmi Terbentuk


Pengurus Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Kota Yogyakarta. Foto:ist

YOGYAKARTA – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Kota Yogyakarta resmi terbentuk dalam musyawarah yang diselenggarakan pada Senin (23/12/2019)  di Gedung DPRD Kota Yogyakarta. Musyawarah Pembentukan ISRI Kota Yogyakarta dipimpin Wakil Ketua Dewan Pimpinan Nasional ISRI, Tarto Sudiro. 

Tarto mengungkapkan, ISRI telah berdiri sejak tahun 1963 dan telah melaksanakan Deklarasi Revitalisasi ISRI pada tanggal 11 Nopember 2017 di Yogyakarta. Menurutnya, dalam AD/ART maka azas ISRI adalah marhaenisme berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dengan motto "Ilmu Amaliyah, Amal Ilmiah",

“Dalam masa pemerintahan Presiden Jokowi ISRI berusaha bangkit dari tidur panjangnya untuk bisa berbuat bermanfaat bagi bangsa dan negara setelah dikebiri oleh Regime Orde Baru karena berazas Marhaenisme. Salah dua bukti ialah Bpk Prof Harjono selaku Ketua Dewan Pimbina ISRI dipercaya menjadi anggota Dewan Pengawas KPK dan Diasma Swandaru menjadi pendidik di BPIP,” tuturnya dalalam keterangan tertilis yang diterima redaksi, Selasa (24/12/2019).

Dalam musyawarah terpilih Antonius Fokki Ardiyanto S.IP Alumni Ilmu Pemerintahan STPMD APMD yang juga anggota Komisi B DPRD Kota Yogyakarta dan Bangun Putra Prasetya Msc yang juga kandidat Doktor dari Universitas Brawijaya untuk berduet memimpin DPC ISRI Kota Yogyakarta. Keduanya didampingi beberapa jajaran wakil ketua, wakil sekretaris dan bendahara.

Dalam kesempatan itu Fokki selaku Ketua menyampaikan bahwa ISRI adalah organsasi kaum cendekiawan marhaenis yang bersifat independent tidak berafiliasi kepada partai politik manapun secara kelembagaan dan berpihak berpijak kepada kepentingan kaum marhaen,

“Kami akan berjuang mengangkat harkat martabat kaum marhaen di Kota Yogyakarta dengan menggunakan pendekatan ilmiah bukan pendekatan "pengemis". Disamping itu juga akan menjadi mitra positif bagi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam membangun dan mensejahterakan rakyat Kota Yogyakarta dengan menggunakan pisau analisis marhaenisme,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam kerangka kerja ISRI sesuai dengan motto: “Ilmu Amaliyah, amal ilmiah” maka ISRI akan menggunakan data yang valid, metode yang terukur secara akademik sebagai pressure group dalam mempengaruhi kebijakan kebijakan publik dari Pemerintah baik Pemerintah Pusat, DIY dan Kota Yogyakarta.

Berikut Struktur Kepengurusan DPC ISRI Kota Yogyakarta:

Dewan Penasehat 

  1. DANOER DORO W
  2. ANDI KARTALA S.Pd 

Dewan Pengurus

  1. Ketua : Antonius Fokki Ardiyanto S.IP
  2. Wakil Ketua Bidang Organisasi : Cristian Tamba SH MH
  3. Wakil Ketua Bidang Litbang : Hartanto SH MH
  4. Wakil Ketua Bidang Hukum, HAM dan Per UU an : Syafiqurrahman SH
  5. Wakil Ketua Bidang Pendidikan : Syamsuddin Spd
  6. Wakil Ketua Bidang Jejaring : Hidayat SH
  7. Wakil Ketua Bidang Propaganda dan Agitasi : Mustofa SH
  8. Wakil Ketua Bidang Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat : A Eko Sukamto SE
  9. Wakil Ketua Bidang Kesehatan : Rezkika Deshinta Dwi Ayu Larasati A.Md
  10. Wakil Ketua Bidang Kehutanan dan Pertanian : Sri Yana Sani
  11. Wakil Ketua Bidang Perikanan dan Perairan : Rahma Musliatun
  12. Wakil Ketua Bidang Kerohanian : Rudi Oktora Leibo S.Th
  13. Sekretaris : Bangun Putra Prasetya M.Sc
  14. Wakil Sekretaris : Drs Widayanto
  15. Bendahara : Drs A.Y. Sudharmo
  16. Wakil Bendahara : Tjondro Purnomo B.Sc. (pr/kt1)

 

Redaktur: Faisal

 

 


 





Baca Juga