Selasa, 11/02/2020 21:43 WIB | Dibaca: 357 kali

Delapan Pokmas Siap Dukung Klien Bapas Jogja


Delapan Pokmas Siap Dukung Klien bapas Jogja

YOGYAKARTA - Menindaklanjuti Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang pedoman pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan(Pokmaslipas) pada Balai Pemasyarakatan, Nomor : PAS-06.OT.02.02 Tahun 2020, Balai Pemasyarakatan Kelas I Yogyakarta(Bapas Jogja) menfasilitasi rapat koordinasi Pokmaslipas, di ruang sidang tim pengamat pemasyarakatan Bapas Jogja, Jl. Pangurakan Nomor 1 Yogyakarta, Selasa(11/02/2020).

Membuka rapat koordinasi, Kepala Bapas Jogja Muhammad Ali Syeh Banna menyampaikan bahwa pembentukan Pokmaslipas ini sebagai acuan Bapas Jogja bermitra dengan banyak pihak untuk kepentingan Warga Binaan Pemasyarakatan(WBP) yang telah menjadi klien Bapas.

"Tujuan pembentukan ini adalah membuat klien Bapas menjadi manusia yang seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri, menjadi insan mandiri dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh lingkunganmasyarakat, dapat berperan aktif dalam pembangunan, serta hidup wajar sebagai warga yang baik dan bertanggungjawab," tuturnya.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum(LBH) Ahmad Afan Bahar menjelaskan bahwa selama ini pihaknya mendampingi Anak yang Berhadapan dengan Hukum(ABH), khususnya perlindungan perempuan dan anak.

"Pihak kami telah banyak mendampingi perkara ABH, dengan dibentukanya pokmalipas ini, pihak kami sangat mendukung. Program Bapas ini sangat bermanfaat untuk kami dalam bidang pengawasan agar secara maksimal bisa dilakukan, selain dengan ABH pihak kami juga melakukan pendampingan dengan klien dewasa, sedangkan prosentasi keberhasilan pedampingan selama ini kurang lebih 60 sampai dengan 70 % berhasil, setelah anak selesai dalam proses perkara hukumnya pihak kami masih berkomunikasi dengan keluarga ataupun orang tua, pada saat ini Bapas Jogja melibatkan kami dalam hal pengawasan dan pendampingan hal seperti sangat kami tunggu karena untuk kepentingan yang terbaik untuk anak," ucapnya.

Dalam koordinasi ini Ali Syeh menambahkan bahwa jenis Pokmaslipas ini ada empat jenis, yang terurai dalam delapan kelompok.

"Empat jenis Pokmaslipas tersebut adalah bidang hukum, kemandirian, kepribadian dan kemasyarakatan. Dimana bidang hukum pihak kami bekerjasama dengan LBH Sembada, Perhimpunan Advokat Indonesia(Peradi) Kabupaten Sleman, bidang kepribadian bekerjasama dengan Lembaga Sosial Masyarakat(LSM) Siloam, Woman Crisis Cebter(WCC) Rifka Annisa, dan Majelis Istiqomah Hijrah, dibidang kemandirian pihak kami merangkul Asosiasi Pasar Tani(Aspartan) Kabupaten Sleman, dan Kelompok Ngudi Makmur Kabupaten Sleman, sedangkan di bidang kemasyarakatan kami bekerjasama dengan Forum Anak Sleman(Forans)," tambah Ali Syeh.

Di akhir pembahasan perwakilan  dari WCC Rifka Annisa, Defiretia One memberikan gambaran bahwa kerjasama seperti ini membantu banyak pihak untuk bisa membentuk karakter anak menjadi lebih baik, dan siap reintegrasi ke masyarakat.

"Sama halnya dengan LBH Sembada, pihak kami juga telah banyak menangani dan mendampingi ABH bahkan juga dewasa, dengan program yang dikembangkan oleh Direktorat jenderal Pemasyarakatan melalui Bapas ini tentu saja pihak kami sangat mendukung, keuntungan terbesar dari kedua belah pihak untuk membantu kepribadian ABH terutama untuk siap terjun ke masyarakat dengan baik dengan pengawasan yang dilakukan bersama demi kepentingan hak-hak anak," tuturnya,

Mengakhiri rapat Kepala Bapas Jogja, Ali Syeh mengatakan bahwa sangat bersyukur banyak pihak yang mau terlibat dalam program ini, dari hampir seluruh elemen masyarakat untuk mendukung klien Bapas.

"Alhamdulillah dukungan pokmas sangat luar biasa untuk memajukan klien Bapas Jogja, agar bisa mandiri dan ber ahklak mulia, dukungan ini sangat berarti untuk negara dan bangsa serta menjadikan Klien Bapas produktif dan bermanfaat baik untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat. selain ke delapan pokmas ini dari internal Bapas Jogja akan mendukung dengan kegiatan-kegiatan kemandirian dan kepribadian lainnya, seperti kepribadian berupa terapi doa dan pijat energi yang akan saya pandu sendiri nantinya, bidang kemandirian berupa peternakan, budidaya, pertanian yang akan dipandu oleh Pembimbing Kemasyarakatan(PK) Bapas Jogja seperti PK Jarot Wahyu Winasis selaku Ketua Rumah Kreatif, PK Endang Susilowarti dan rekan rekan Bapas Jogja Lainnya. yang terpenting bagi pihak kami adalah yang terbaik untuk Klien agar mampu terjun ke masyarakat secara sehat dan mandiri," pungkas Ali Syeh(hen)

Redaktur : henny

 


 





Baca Juga