Ustadz Bachtiar Nasir Pimpin Penyaluran Bantuan Alumni Timur Tengah di Aceh
JOGJAKARTANEWS.COM, Aceh Timur – Ustadz Bachtiar Nasir memimpin langsung penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Aceh yang terdampak banjir bandang. Melalui Laznas AQL Peduli dan jejaring alumni Timur Tengah, ia mengoordinasikan berbagai program bantuan sekaligus memperkuat silaturahmi dengan para alumni yang bermukim di Aceh Timur dan Aceh Tamiang.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bachtiar Nasir berkoordinasi strategis untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan terarah dan tepat sasaran. Ia menegaskan penanganan pascabencana tidak boleh berhenti pada bantuan darurat semata, melainkan harus berlanjut pada pemulihan kehidupan masyarakat secara menyeluruh.
“Pemulihan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pendidikan, ekonomi, dan penguatan spiritual masyarakat. Masjid dan sekolah harus kembali hidup sebagai pusat aktivitas warga,” ujar Bachtiar Nasir, Jumat, 16 Januari 2026.
Sejumlah bantuan telah dan sedang disalurkan kepada masyarakat. Di antaranya sapi meugang, dengan total tujuh ekor sapi yang telah dibagikan kepada warga di Kabupaten Aceh Timur. Bantuan ini membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang terdampak bencana.
Selain itu, Laznas AQL Peduli menyiapkan masjid darurat bagi empat desa yang kehilangan rumah ibadah akibat banjir bandang. Masjid darurat tersebut akan difungsikan tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pendidikan masyarakat.
Untuk mendukung mobilitas dan layanan darurat di wilayah yang masih sulit dijangkau, AQL Peduli juga menyiapkan perahu penyeberangan dan ambulans sungai. Sarana ini menjadi penting bagi warga yang selama ini bergantung pada jalur sungai akibat rusaknya akses darat.
Perhatian besar juga diberikan kepada anak-anak. Ribuan paket perlengkapan sekolah (school kit) telah disiapkan, berisi tas, buku, alat tulis, serta kerudung bagi anak sekolah. Bantuan ini diharapkan membantu anak-anak kembali belajar dengan layak setelah aktivitas pendidikan terganggu bencana.
Di bidang keagamaan, AQL Peduli menjalankan Program Menulis Al-Qur’an Bersama MushafQu. Sebanyak 450 paket MushafQu 30 juz telah siap disalurkan. Selain itu, sekitar 2.500 mushaf Al-Qur’an juga dipersiapkan untuk dibagikan ke masjid, meunasah, dan rumah-rumah warga.
Aksi kemanusiaan juga menjangkau wilayah terpencil. Pada Jumat, 9 Januari 2026, tim Laznas AQL Peduli menembus jalur terjal menuju Desa Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih, untuk menyalurkan 165 lampu tenaga surya. Desa tersebut selama ini kerap dilanda kegelapan akibat jaringan listrik yang terputus pascabanjir.
Kebahagiaan warga turut disampaikan oleh Ustadz Marwan Ismail, salah seorang alumni Timur Tengah yang menetap di Aceh Tamiang. Ia menjelaskan istrinya berasal dari Aceh Tamiang. Ia menetap di Kampung Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.
“Saya alumni Libya tahun 1998. Kami sangat berbahagia hari ini karena dikunjungi langsung Ketua JATTI dari Jakarta. Kami benar-benar senang sekali,” ucap Marwan.
Warga menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur. Lampu tenaga surya dinilai sangat membantu aktivitas malam hari, terutama bagi anak-anak yang kini dapat kembali belajar setelah gelap. Bantuan pangan, mushaf Al-Qur’an, dan perlengkapan sekolah juga dirasakan meringankan beban keluarga.
Bachtiar Nasir menegaskan perjuangan kemanusiaan di Aceh belum selesai. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong membantu warga terdampak bencana. “Kami hanya perantara kebaikan. Cahaya sekecil apa pun akan selalu lebih kuat daripada gelap,” ujarnya.
FULL














