Polisi Humanis di Purbalingga, Bripka Ruhanto Cegah Kenakalan Anak Lewat Pelatihan Renang

Bripka Ruhanto, polisi humanis di Purbalingga, membina anak-anak lewat renang untuk cegah perilaku negatif dan jaga kamtibmas. Foto: Tar
Bripka Ruhanto, polisi humanis di Purbalingga, membina anak-anak lewat renang untuk cegah perilaku negatif dan jaga kamtibmas. Foto: Tar

PURBALINGGA – Sosok polisi humanis hadir di tengah masyarakat Purbalingga, Jawa Tengah. Bripka Ruhanto, Bhabinkamtibmas Polsek Kaligondang, Polres Purbalingga, memilih cara berbeda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas): membina anak-anak desa lewat pelatihan olahraga renang.

Di luar tugas rutinnya sebagai anggota kepolisian, Bripka Ruhanto memanfaatkan keahlian yang dimilikinya sejak berdinas di Polairud untuk memberikan pelatihan renang kepada anak-anak usia taman kanak-kanak hingga sekolah dasar. Pesertanya berasal dari Desa Selakambang dan sejumlah desa lain di wilayah Kecamatan Kaligondang.

Pelatihan renang tersebut rutin digelar di Kolam Renang Desa Kembaran Wetan setiap hari Selasa dan Sabtu sore. Kegiatan ini disambut antusias oleh anak-anak maupun orang tua karena menjadi sarana positif untuk mengisi waktu luang sekaligus membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat.

Tak sekadar mengajarkan teknik berenang, Bripka Ruhanto juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti disiplin, keberanian, sportivitas, dan semangat pantang menyerah. Pendekatan ini membuatnya dikenal sebagai sosok polisi yang dekat, ramah, dan dicintai warga.

Program pembinaan yang dijalankan Bripka Ruhanto mencerminkan wajah kepolisian yang lebih dari sekadar penegak hukum. Melalui kegiatan sederhana namun konsisten, ia menunjukkan bahwa polisi dapat berperan aktif dalam membangun generasi muda dan mencegah potensi kenakalan sejak dini.

Bripka Ruhanto mengatakan, pelatihan olahraga renang tersebut merupakan bagian dari pembinaan masyarakat dengan menyalurkan energi dan potensi anak-anak ke arah yang positif.

“Kami mengajak anak-anak aktif berolahraga agar terhindar dari perilaku negatif, seperti kenakalan remaja dan kegiatan yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, olahraga tidak hanya membentuk kebugaran fisik, tetapi juga karakter dan mental anak. Anak-anak yang terbiasa berolahraga dinilai lebih disiplin, percaya diri, dan memiliki kontrol diri yang lebih baik.

“Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat jangka panjang. Dengan olahraga, kami ingin membantu mencegah generasi penerus bangsa terjerumus ke hal-hal negatif,” tambahnya.

Dalam menjalankan pembinaan tersebut, Bripka Ruhanto mendirikan Bharuna Swimming Club. Nama Bharuna merupakan singkatan dari Bhabinkamtibmas Ruhanto Pembina Swimming Club, sekaligus memiliki makna filosofis dalam budaya Jawa.

“Dalam wayang kulit Jawa, Bharuna adalah dewa air, simbol kehebatan dan kemampuan menguasai ilmu air. Filosofi itu kami tanamkan agar anak-anak percaya diri dan berani menghadapi tantangan,” jelasnya.

Inisiatif pelatihan olahraga yang dilakukan Bripka Ruhanto mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Kepala Desa Selakambang, Bambang Wibowo, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut karena dinilai membawa dampak positif bagi anak-anak di desanya.

“Selain meningkatkan kemampuan olahraga, pelatihan ini efektif menangkal perbuatan negatif anak-anak dan membantu pembentukan karakter sejak dini,” pungkasnya.(tar)

Redaktur: Faisal

59 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com