YOGYAKARTA – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di tempat penitipan anak atau Daycare Little Aresha di Umbulharjo, Kota Yogyakarta, memicu keprihatinan sejumlah pihak.
Salah satunya datang dari praktisi terapis tradisional anak, Bunda Sheny, yang juga pemilik Griya Terapi Dahsyat.
Ia menyampaikan empati kepada para korban balita dan orangtua yang terdampak kasus tersebut.
“Semoga para korban balita dan orangtua tetap dalam ketabahan. Anak-anak dapat segera pulih dari trauma dan mendapat dukungan dari pemerintah serta masyarakat,” ujar Bunda Sheny, Rabu (29/4/2026).
Sebagai bentuk kepedulian, Bunda Sheny menggagas gerakan pijat bayi dan balita gratis di wilayah Yogyakarta.
Program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi korban, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum.
Ia juga mengajak para bidan dan terapis pijat bayi di Yogyakarta untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan pijat bayi gratis itu dijadwalkan berlangsung mulai 30 April hingga 30 Juni 2026, setiap pukul 10.00 WIB sampai 16.00 WIB.
Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Klinik Pusat Perkumpulan Terapis Tradisional Patah Tulang, Urat, dan Sendi (PERPATRI), Jalan Wates KM 13,7 Klangon, Argosari, Sedayu, Bantul.
Program tersebut didukung oleh PERPATRI Indonesia serta sejumlah pihak, termasuk sponsor produk minyak herbal anak.
Bunda Sheny berharap kegiatan ini dapat membantu pemulihan anak sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap perlindungan anak.
Kasus daycare Little Aresha sendiri hingga kini masih menjadi perhatian publik dan mendorong berbagai pihak untuk meningkatkan pengawasan terhadap tempat penitipan anak.
Untuk informasi terkait pelaksanaan kegitan Gerakan Pijat Bayi Dan Balita Gratis dari Bunda Sheny Terapi Dahsyat, bisa menghubungi Whats Apps di nomor: 0878-8032-0771. (pr/kt1)
Redaktur: Faisal














