HUT ke-31 SMP Negeri 2 Kutasari, Siswa Belajar Berwirausaha hingga Berbagi dengan Sesama

Lewat Spendaku Berkarya dan Spendaku Berbagi, SMP Negeri 2 Kutasari mengajak siswa mengembangkan kreativitas dan peduli sesama. (Foto: Tar)

PURBALINGGA – SMP Negeri 2 Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-31 dengan menggelar berbagai kegiatan yang memadukan kreativitas siswa, pembelajaran kewirausahaan, penguatan nilai keagamaan, dan kepedulian sosial.

Mengusung tema “Spendaku Berkarya, Peduli Lingkungan, dan Berbagi Kebahagiaan”, rangkaian kegiatan berlangsung pada 23–26 Oktober 2026. Perayaan ini melibatkan siswa, guru, tenaga kependidikan, serta masyarakat di sekitar sekolah.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan hari jadi sekolah, tetapi juga sarana pembelajaran bagi siswa untuk mengembangkan bakat, membangun karakter, dan menerapkan nilai kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian acara diawali dengan Spendaku Got Talent pada Jumat (23/10/2026). Dalam kegiatan ini, perwakilan setiap kelas menampilkan beragam bakat, mulai dari seni tari, musik, drama, hingga pertunjukan lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, siswa mendapat kesempatan untuk mengembangkan kreativitas, melatih keberanian tampil di depan umum, serta belajar bekerja sama dalam mempersiapkan sebuah pertunjukan.

Kemeriahan berlanjut pada Sabtu (24/10/2026) melalui kegiatan jalan sehat bertajuk Spendaku Fit, bazar makanan dan minuman berbahan dasar umbi-umbian, serta hiburan musik dari Vibration Band.

Selain mendorong kebiasaan hidup sehat, kegiatan bazar menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal praktik kewirausahaan secara langsung.

Setiap kelas mengembangkan produk olahan umbi-umbian, mulai dari proses pengolahan dan pengemasan hingga penentuan harga jual, penghitungan keuntungan, dan promosi produk.

Kegiatan tersebut juga mengintegrasikan pembelajaran dari sejumlah mata pelajaran, seperti Prakarya, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Sebagian hasil penjualan digunakan untuk kas kelas atau kelompok. Sementara itu, 30 persen hasil bazar dialokasikan untuk mendukung kegiatan bakti sosial.

Puncak perayaan HUT ke-31 berlangsung pada Senin (26/10/2026), bertepatan dengan tanggal berdirinya SMP Negeri 2 Kutasari. Kegiatan diisi dengan pengajian dan bakti sosial yang menyasar warga sekitar sekolah.

Pengajian menghadirkan Gunanto, S.Ag., M.Pd., yang menyampaikan pentingnya membangun kebiasaan baik sebagai bekal meraih kesuksesan di dunia sekaligus mempersiapkan kehidupan akhirat.

Dalam ceramahnya, Gunanto mengingatkan empat amalan yang perlu dibiasakan, yakni menjaga salat, memperbanyak tasbih dan meneladani kebaikan orang lain, memperbanyak sedekah, serta membaca Al-Qur’an.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan kekaguman terhadap orang yang rajin beribadah dan bersungguh-sungguh menuntut ilmu sebagai dorongan untuk memperbaiki diri.

Menurut pesan yang disampaikan dalam pengajian tersebut, sedekah tidak sekadar memberikan sebagian harta kepada orang lain, tetapi juga merupakan wujud keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu, membaca Al-Qur’an diharapkan menjadi kebiasaan yang ditanamkan sejak usia sekolah agar nilai-nilai keagamaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut sejalan dengan kegiatan bakti sosial bertajuk Spendaku Berbagi. Dalam kegiatan ini, sekolah menyalurkan paket sembako kepada warga yang membutuhkan di Desa Munjul, Karangbanjar, dan Karanglewas.

Bantuan berasal dari sumbangan sukarela guru, tenaga kependidikan, siswa, sponsor, mitra sekolah, serta sebagian hasil penjualan bazar.

Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak untuk tidak hanya memahami nilai-nilai keagamaan dan Pancasila secara teori, tetapi juga menerapkannya melalui tindakan nyata.

Kepedulian, empati, gotong royong, dan tanggung jawab sosial menjadi nilai yang ingin ditanamkan melalui pengalaman berbagi secara langsung dengan masyarakat.

Dalam sambutannya pada acara puncak, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMP Negeri 2 Kutasari Andi Prasetyo, S.Pd., menekankan pentingnya kebersamaan dan perencanaan yang matang untuk mencapai keberhasilan.

Ia mencontohkan persiapan Spendaku Got Talent dan bazar yang melibatkan siswa. Menurut dia, kegiatan dapat berjalan sesuai harapan apabila direncanakan dengan baik dan dikerjakan secara bersama-sama.

Keberhasilan sebuah kegiatan sekolah, lanjutnya, tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari proses yang dijalani para siswa.

Melalui proses tersebut, siswa belajar menyusun rencana, membagi tugas, bekerja sama, dan bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan mereka. Pengalaman ini menjadi bagian dari pembelajaran karakter yang melengkapi kegiatan belajar di kelas.

Perayaan HUT ke-31 SMP Negeri 2 Kutasari pun menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan warga sekolah sekaligus membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat sekitar.

Semangat berkarya, kepedulian terhadap lingkungan, dan kebiasaan berbagi diharapkan tidak berhenti pada rangkaian perayaan, tetapi berkembang menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui tema “Spendaku Berkarya, Peduli Lingkungan, dan Berbagi Kebahagiaan”, SMP Negeri 2 Kutasari menegaskan bahwa peringatan hari jadi sekolah bukan sekadar penanda bertambahnya usia, melainkan juga kesempatan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi siswa dan masyarakat. (tar)***

59 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com