Pembangunan Jalur Selatan DIY masih Pakai APBD

YOGYAKARTA – Proses pembangunan jalan di jalur selatan Daerah Istimewa Yogyakarta direncanakan akan selesai pada 2018 mendatang. Meski sekarang ini masih menggunakan APBD, pembangunan tersebut masih berlangsung.
Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional, Ir. Heru Prayogo, Ka., mengatakan pembangunan jalur selatan DIY sampai saat ini sudah mencapai 38 km. Target pada Desember 2013, kata Heru akan menyelesaikan 11km.
“Meliputi daerah Congot 1km, Poncosari, Greges, Srandakan 5km, dan sisanya di daerah Parangtritis, seperti Tlogo Worog sejauh 4km,” jelasnya.
Heru menambahkan sampa saat ini pembangunan jalan tersebut masih menggunakan APBD. Pasalnya, kata Heru, terkait pembebasan lahan tidak bisa menggunakan dana APBN. “Namun untuk kontruksinya, nantinya dana APBN bisa digunakan untuk mendanai,” tambahnya.
Masih Heru, meski masih menggunakan dana APBD, dia menambahkan, ke depan peran APBN sangat penting supaya proses pengerjaannya cepat selesai. “Untuk saat ini pembangunan pembuatan jalan masih menggunakan dana APBD, semoga saja di tahun depan dapat menggunakan dana APBN,” tambahnya.
Pembuatan jalan untuk jalur selatan DIY ini sendiri memang akan dijadwalkan mengunakan dana APBN 2013. Akan tetapi, dalam prosesnya terdapat pengurangan yang semula 321 miliar menjadi 317 miliar.
“Sudah ada wacana memakai APBN namun ada penghematan dana negara sehingga direvisi lagi ke pusat menjadi 317miliar,” tambahnya. (ynr)
Redaktur: Azwar Anas

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com