Edutek  

Ketertinggalan Pendidikan dan Teknologi, Momok Tantangan Global

JAKARTA – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) yang sekaligus merupakan ketua asosiasi gubernur seluruh Indonesia H. Syahrul Yasin Limpo generasi muda harus mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan bangsa dimasa depan. Pendidikan dan kemajuan teknologi menjadi tantangan terbesarnya. Sebab, Indonesia dinilainya masih tertingal dibanding dengan Negara-negara Asia.

“10 atau 15 Tahun lagi merupakan waktu bagi anda untuk menjadi pemimpin-pemimpin negeri ini, sementara negara-negara (Asia) lain telah lebih siap bila dibandingkan kita. untuk itu kiranya sangat perlu untuk bisa memberdayagunakan pendidikan dan kemajuan teknologi hingga bisa bersaing,” katanya saat memberikan materi dalam diskusi pembukaan Pleno 1 Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Jumat (24/10/2014) di Mataraman, Jakarta.

Dalam diskusi yang bertemakan “HMI berbenah : Membangun Nilai-nilai Demokrasi Indonesia” tesebut,Syahrul menandaskan, salah satu kesiapan pemerintah dalam menghadapi tantangan global ke depan adalah dengan mempersiapkan teknologi untuk mengolah sumber daya alam.

“Indonesia itu kaya dengan sumber daya alamnya, sehingga untuk memaksimalkan pengolahan sumber daya alam tersebut, maka perlu memberdayakan teknologi,” ungkapnya.

Terkait momentum Pemilu 2014, Syahrul mengatakan, dalam memilih pemimpin harus berhati-hati. Diera demokrasi sekarang, kata dia, semakin banyak tokoh-tokoh yang muncul untuk dipilih masyarakat. Hal itu dinilainya bagus. Namun Syahrul mengingatkan, masyaarakat, terutama kader-kader HMI harus lebih kritis dalam menentukan pilihan.

“Jangan sampai kita salah pilih pemimpin, karena hal tersebut bisa membawa pengaruh yang sangat besar terhadap negeri ini,” tandasnya. (lia)

Redaktur: Aristianto Zamzami

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.