Pengguna Listrik Pintar di DIY Baru 15%

YOGYAKARTA – Sebagai kota Pendidikan, Yogyakarta harusnya mempunyai masyarakat dengan pola hidup yang cerdas. Pola hidup cerdas di antaranya dengan turut menyukseskan program pemerintah yakni, Listrik Pintar.

Kepala PLN Rayon Yogyakarta, Andreas Anastasya mengatakan, selama ini baru tercatat 15% pengguna Listrik Pintar di DIY. Pihaknya menyayangkan, pasalnya dengan menggunakan Listrik Pintar berarti masyarakat telah belajar untuk menghemat energi listrik.

Akibatnya, dalam setiap tahun pemerintah harus mensubsidi penggunaan listrik hingga mencapai hampir Rp2 Milyar. “Jika masyarakat mau menggunakan Listrik Pintar, tentu pemerintah tidak akan mengeluarkan subsidi sebanyak itu,” ujarnya, Kamis (13/2).

Selain itu, dengan Listrik Pintar, masyarakat turut berpartisipasi dalam mengurangi peluang pencurian listrik yang marak terjadi di Indonesia. Pasalnya Listrik Pintar menggunakan teknologi modern yang mampu meminimalisir pencurian listrik.

“Keuntungannya ya itu, pencurian listrik bisa ditekan,” pungkasnya. (war)

Redaktur : Azwar Anas


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.