Bersihkan Sisa Abu Vulkanik Harus Tuntas, Bagaimana Caranya?

YOGYAKARTA – Usai beberapa hari dikepung abu vulkanik dan malam tadi diguyur hujan, beberapa instansi, termasuk sekolah-sekolah di Yogyakarta melakukan kerja bakti membersihkan abu-abu vulkanik yang tersisa. Salah satunya di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Di rencanakan, dari pukul 7 pagi (tadi) hingga pukul 11 siang, seluruh elemen anggota SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta bergotong-royong membersihkan sekolah. 

Berdasarkan pengamatan Jogjakartanews.com di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta, masing-masing individu terlihat sibuk saling membantu satu sama lain. Para siswa di tiap-tiap kelas, di bawah koordinasi wali kelas membersihkan ruangan kelas. Mulai dari meja, kursi, lantai, hingga jendela. Sedangkan, para guru dan staf lain membersihkan ruang guru hingga halaman sekolah.

Wakil Kepala Urusan Humas SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Bangun Catur Prasetyo, menuturkan, dirinya beserta segenap elemen sekolah akan membersihkan sisa debu vulkanik Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur yang meletus empat haris yang lalu, dengan bersih.

Prasetyo punya cara sendiri untuk membersihkan debu vulkanik. Dia menjelaskan setelah debu menempel dibersihkan maka akan dibilas dengan sabun biar tidak menyisakan warna pudar.
“Nanti, setelah sisa-sisa debu yang menempel sudah dibersihkan akan dilanjutkan pembersihan ulang dengan menggunaan air sabun. Termasuk, gorden jendela di masing-masing kelas akan dilaundrykan,” ujar Bangun.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, jika tidak dibersihkan dengan sabun pasti ada sisa-sisa debu dan menempel. Apabila sisa debu tetap dibiarkan dan terkena manusia akan berakibat tidak baik. 

Adapun akibat yang ditimbulkan, jika kena mata akan menyebabkan pedih di mata, jika dihirup dan sampai ke paru-paru akan dapat menimbulkan kebocoran pada paru-paru. “Efek lanjutannya bisa menimbulkan kematian,” imbuhnya. (kim)

Redaktur: Azwar Anas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.