Berikut Dampak Vulkanik Kelud yang Ditangani RS Panti Rapih

YOGYAKARTA – Dampak dari bahaya abu vulkanik Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur, benar-benar dirasakan sebagian masyarakat Yogyakarta. Mateus Sujarwa, Kepala Humas dan Sekretaris RS Panti Rapih, Yogyakarta menuturkan bahwa pihak rumah sakit menerima belasan pasien yang mengeluh sesak nafas.

Ia menjelaskan bahwa pasien tersebut belum terkena ISPA, melainkan baru gangguan pernafasan. “Belum sampai ISPA,” ujarnya, Senin (17/2).

Selain mengakibatkan gangguan pernafasan, abu vulkanik Gunung Kelud juga memakan korban lain. Mateus mengatakan bahwasannya RS Panti Rapih menerima 17 pasien yang kecelakaan akibat adanya abu vulkanik Gunung Kelud. Empat pasien di antaranya menjalani rawat inap.

Keempat pasien tersebut antara lain mengalami kecelakaan sepeda motor dan jatuh pada saat membersihkan debu vulkanik.  Akibat kecelakaan tersebut pasien ada yang mengalami patah tulang selangka, patah tulang iga, dan gegar otak. Sampai sejauh ini, menurut Mateus, sudah ada pasien yang diizinkan pulang dan adapula yang masih salam masa perawatan. (kim)

Redaktur: Azwar Anas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.