Dua Hari Tak Terima Pasokan, Harga Sayur Tinggi

GUNUNGKIDUL – Dampak abu vulkanik sangat luas di Gunungkidul. Sudah dua hari ini pedagang sayuran di pasar Argosari Wonosari tidak menerima pasokan sayur dari petani. Hal itu menyebabkan harga sayuran di pasar Argosari melambung tinggi.

Salah seorang pedang sayur, Yuni (43) mengaku hampir seluruh jenis sayuran mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga sayur rata-rata Rp 1 ribu sampai dengan Rp 2 ribu per kilo gram sayuran. Namun paling tinggi kenaikannya yakni harga cabai.

“Tadinya cabai merah Rp40 ribu menajdi Rp48 ribu per kilogram. Kalau sayuran lain seperti tomat merah Rp10.000, tomat sayur Rp4.000, bawang merah Rp11.000 dan cabai kriting hijau Rp13.000, itu masih cukup stabil,” ungkapnya dihubungi wartawan, Selasa (18/2).

Yuni mengatakan, kenaikan itu dikarenakan pasokan sayuran dari petani berkurang. Sudah dua hari ini pedagang sayuran tidak mendapatkan pasokan sayuran dari petani. Padahal permintaan sayur akhir-akhir ini cukup tinggi.

“Dampak dari abu vulkanik ini sangat luas. Ya semoga saja kondisi di Gunungkidul dan sekitarnya cepat kembali seperti semula. Sehingga perekonomian kembali lancar,” ungkapnya. (dit)

Redaktur: Azwar Anas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.