Bandara Adisudjipto Yogyakarta Ditutup, padahal Sejumlah Penumpang Mulai Berdatangan

SLEMAN – Pasca hujan abu vulkanik erupsi gunung Kelud yang terjadi di Yogyakarta Juma’at (14/02) masih menyisakan debu vulkanik di beberapa ruas jalan utama Yogya. Selain itu juga Bandara Adisudjipto Yogyakarta hingga Selasa siang masih ditutup dengan aktivitas penerbangan.

Hal itu disebabkan karena kondisi bandara saat ini masih tidak memungkinkan khususnya pada landasan pacu pesawat yang masih dipenuhi oleh debu vulkanik Kelud.

Terpantau Selasa (18/02) siang kondisi bandara Adisucipto masih dalam proses pembersihan dari debu vulkanik kelud oleh petugas bandara.

Meski sudah ada pengumuman bandara belum beroperasi, namun masih ada sejumlah calon penumpang yang datang untuk mendapat kepastian keberngkatan penerbangan.

Seperti Bayu warga Yogyakarta (35) yang ingin menuju Lombok mengaku sudah mendapatkan informasi bahwa hari ini bandara sudah mulai dibuka namun nyatanya informasi yang didapat tidak sesuai.

“Saya sudah membeli tiket ternyata bandara masih ditutup dan terpaksa saya harus membatalkan tiket yang sudah di beli,” ujarnya Selasa (18/02) Siang.

Menurutnya pihak maskapai sendiri tidak memberikan informasi lanjutan terkait beroperasinya bandara Adisudjipto hari ini.

“Karena saya mendapat informasi kalo hari ini bandara sudah mulai beroperasi makanya saya langsung beli tiket lewat online, tapi setelah tiba di bandara masih ditutup,” jelasnaya.

Sementara itu General Manger Angkasa Pura 1 Yogyakarta Andi G Wilson mengatakan, pembersihan bandara hingga saat ini masih di lakukan untuk mempercepat beroperasinya bandara. Namun pihaknya juga belum bisa memastikan kapan bandara adisudjipto kembali beroperasi lagi.

“Saya belum bisa memastikan kapan bandara akan kembali beroperasi tapi yang jelas secepatnya,” terangnya Selasa (18/02) di Bandara Adisudjipto Yogyakarta. (kim)

Redaktur: Azwar Anas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.