Harry Poeze: Pemerintah Melanggar Hak Asasi

YOGYAKARTA – Berkali-kali sudah agenda diskusi bedah buku Tan Malaka karya Harry Poeze ditentang. Termasuk di Jawa Timur dan di Semarang Jawa Tengah. Alhasil, diskusi hanya bisa dilakukan di ruang tertutup , seperti di kampus. 

Di Semarang, diskusi bedah Buku Tan Malaka kerya Harry Poeze di laksanakan di kampus Universitas Diponegoro. Di Salatiga, kegiatan serupa dilaksanakan di Universitas Kristen Satya Wacana.

Harry Poeze, selaku penulis buku, merasa sedih mengetahui kabar tersebut. “Sangat sedih,” katanya. Menurutnya, Tan Malaka merupakan sosok yang menarik yang harus dipelajari.
Harry Poeze mengungkapkan bahwa sikap pemerintah yang melanggar untuk diskusi merupakan pelanggaran hak asasi. Adapun hak asasi tersebut merupakan kebebasan berbicara.

“Harusnya pemerintah melindungi. Tapi pemerintah malah melarang saja,” tuturnya kepada Jogjakartanews.com, usai diskusi. (kim)

Redaktur: Azwar Anas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.