Edutek  

Siswa Diminta Jeli dalam Pelaksanaan UN, Jika Tidak…

YOGYAKARTA– Pengerjaan soal di lembar jawaban dalam pelaksanaan UN nanti siswa diminta untuk lebih jeli dan berhati-hati. Pasalnya, apabila terdapat kesalahan dan mengharuskan ganti maka semua harus ganti. Termasuk soal dan kunci jawaban.

“Kami sudah melakukan sosialisasi ini kepada siswa beberapa kali,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta yang juga sebagai Ketua Pelaksana UN, Edy Heri Suasana kepada Jogjakartanews.com, Sabtu (12/4/2014).

Jika satu kelas terdapat 35 siswa, akan dibagi menjadi dua ruang. Satu ruang maksimal terdapat 20 siswa. Sisanya menempati ruang selanjutnya. Nah, isi soal dan kunci jawaban dalam setiap paketnya, baik dalam satu ruangan atau beda, setiap siswa akan menghadapi soal beserta kunci
jawaban dengan peserta lain.

“Lembar jawaban sudah menjadi satu paket dengan soal,” lanjut Edy.

Apabila terdapat siswa yang akan ganti jawaban atau soal, otomatis semua harus ganti, baik soal maupun kunci jawaban. Dan jika pergantian hanya dilakukan salah satu pada soal atau kunci jawaban maka akan terjadi ketidakterbacaan dari yang sudah dikerjakan. “Barcode lembar jawaban menjadi satu dengan masing-masing soal,” katanya.

Meski panitia menyediakan soal dan kunci jawaban cadangan, siswa tetap dihimbau untuk jeli dan hati-hati dalam mengerjakan. Melakukan pergantian berarti melakukan pengerjaan ulang keseluruhan dengan menggunakan waktu yang tersisa. “Ini yang harus menjadi perhatian
siswa,” tambahnya. (kim)

Redaktur: Azwar Anas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *