Ini Perbedaan UN 2013 dengan UN 2014

YOGYAKARTA – Pemerintah terus berupaya meningkatkan sistem kelulusan. Ujian Nasional yang sebentar lagi dihadapi pelajar di Kota Yogyakarta memiliki beberapa perbedaan dengan UN yang sebelumnya.

Sekretaris Panitia Pelaksana Ujian Nasional (UN) Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Rochmad menjelaskan, beberapa perbedaan tersebut di antaranya, dalam UN 2013 prosentase
kelulusan mengambil 40 persen nilai raport sekolah dan 60 persen hasil nilai UN. Sedangkan, UN 2014, kelulusan diambil dari 70 persen nilai raport dan 30 persen nilai UN.

Selain itu, lanjut Rochmad, peran perguruan tinggi dalam UN kali ini dikurangi. “Jika UN 2013 sebagai pelaksana dan pengawas, UN 2014 mereka hanya sebagai pengawas,” kata Rochmad kepada Jogjakartanews.com, Minggu (13/4/2014).

Untuk pelaksanaan UN, tutur Rochmad, pada UN 2013 dilakukan selama 4 hari dengan jadwal masing-masing; hari pertama 1 mata pelajaran (mapel), hari kedua 2 mapel, hari ketiga 1 mapel, dan keempat 2 mapel.

Nah, UN 2014 dilaksanakan 3 hari dengan masing-masing 2 mapel. Di samping itu, UN 2013, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) tidak terlibat. Sedangkan, UN 2014 LPMP terlibat dalam kepengurusan UN Tingkat SMP dan SMA. Untuk tingkat SD, UN 2013, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) terlibat dalam penanganan. Sedangkan, UN 2014, dilakukan oleh pemerintah daerah atau provinsi.

Lebih lanjut, Rochmad mengatakan, dalam hal pemanfaatan hasil UN 2013 tidak digunakan untuk pertimbangan masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Akan tetapi, UN 2014 dijadikan pertimbangan masuk PTN. “Secara global, nilai kelulusan UN diambilkan dari nilai akhir (nilai raport dan nilai UN),” pungkasnya.

Selain itu dikabarkan untuk meminimlaisir kecurangan, disediakan 20 jenis lembar soal yang berbeda-beda. (kim)

Redaktur: Azwar Anas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.