Tangani Virus MERS, RS Sardjito Siagakan Fasilitas

A survivor receives medical treatment at a hospital after a liquid ammonia leak from a refrigeration unit of Shanghai Weng's Cold Storage Industrial Co. Ltd., in Shanghai, August 31, 2013. The leak at the cold storage facility in Shanghai on Saturday has killed 15 people and injured 26 others, local authorities said. The incident occurred at 10:50 am local time (0250 GMT) at Shanghai Weng's Cold Storage Industrial Co. Ltd., located in the Baoshan district of eastern Shanghai, the Shanghai municipal government said on its official Sina Weibo account. Six of those injured were in a critical condition, the government said. Picture taken August 31, 2013. REUTERS/China Daily (CHINA - Tags: BUSINESS DISASTER HEALTH) CHINA OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN CHINA - RTX133B2

YOGYAKARTA – Kemungkinan merebaknya virus Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS CoV) MERS di Indonesia membuat sejumlah Rumah Sakit di DIY bersiaga. Salah atunya Rumah Sakit dr Sardjito yang menyiapkan fasilitas guna mendukung perawatan jika ada pasien yang mengidap MERS.

Kepala Bidang Humas RS dr Sardjito, Heru Nugroho mengatakan, meskipun belum ada kemungkinan masyarakat DIY terjangkit virus yang gampang menular terebut, pihaknya sudah melakukan antisipasi. Heru menambahkan, RS, dr Sardjito menyediakan ruang khusu bernama ruang Kartika.

“Ruangan tersebut dilengkapi dengan teknologi isolasi untuk mencegah penularan virus MERS,” ujarnya Minggu (4/5/2014).

Heru menjelaskan, virus MERS gampang menyebar lewat udara dari orang ke orang. Ruang Kartika tersebut dulunya digunakan untuk mengisolasi pasien flu burung yang sempat menggemparkan DIY. Untuk itu pihaknya tidak mau kecolongan dan tetap siap siaga.

“Kapaistas ruang ini untuk 10 orang. Pemerintah Indonesia cukup menaruh perhatian dengan perkembangan virus MERS. Maka kami harus siaga jangan sampai kecolongan,” pungkasnya. (war)

Redaktur: Azwar Anas

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.