17 Siswa SMP Tidak Mengikuti UN di Sekolahnya Sendiri

YOGYAKARTA – Hingga hari kedua pemantauan yang dilakukan oleh Forum Pemantau Independen (Forpi) Pakta Integritas kota Yogyakarta atas pelaksanaan UN SMP di beberapa sekolah di kota Yogyakarta masih berlangsung.

Seperti yang terpantau oleh Jogjakartanews.com, hari ini, Selasa (6/5/2014) Forum Pemantau Independen (Forpi) kota Yogyakarta melakukan pemantauan pelaksanaan UN di SMP 7, Jalan Wiratama, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, kota Yogyakarta.

Saat dijumpai oleh sejumlah anggota Forpi kota Yogyakarta, kepala SMP 7 kota Yogyakarta, Dra. Nuryani Agustina, mengatakan bahwa ada 194 siswa yang mengikuti UN di sekolah itu dan ditambah ada 17 siswa dari SMP Tumbuh Yogyakarta.

Koordinator Forpi kota Yogyakarta, Winarta mengaku dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh Forpi kota Yogyakarta, pelaksanaan UN SMP di sekolah tersebut sudah berjalan dengan baik termasuk dalam memberikan layanan kebutuhan bagi siswa yang berkebutuhan khusus karena ada empat siswa yang berkebutuhan khusus dari SMP. Tumbuh yang mengikuti UN SMP di SMP.7 tersebut dan sisanya sebanyak tiga belas siswa reguler juga mengikuti ujian diruangan yang sama.

“Selain itu juga sudah dilakukan proses orientasi tempat penyelenggaarn UN SMP bagi siswa kebutuhan khusus jauh hari sebelum pelaksanaan UN SMP dilaksanakan,” ujar Winarta saat dijumpai disela pemantauanya.

Usai ujian, nampak sejumlah anggota Forpi kota Yogyakarta juga sempat menanyakan ke beberapa siswa terkait dengan ada kesulitan atau tidak kendala dalam mengerjakan soal-soal termasuk menanyakan tentang ada atau tidaknya nama capres tertentu tertulis dalam soal. Semua siswa yang ditanya rata-rata menjawab dalam mengerjakan soal-soal tidak ada masalah dan mengaku tidak ada soal yang ada kaitannya dengan capres terentu serta tidak ada soal-soal yang membingungkan atau tertukar. (bhr)


Redaktur: Azwar Anas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.