KPK Canangkan Pencegahan Tindakan Korupsi dari Keluarga

YOGYAKARTA – Hiruk pikuk perpolitikan di Ibukota sedang memanas. Hal tersebut wajar melihat berdekatkan akan waktu pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 9 Juli nanti.

Meski begitu, bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hal itu tak menjadi alasan untuk terus berusaha memerangi tindakan korupsi. Salah satu Pimpinan KPK, Busyro Muqoddas mengatakan, dirinya prihatin terhadap korupsi yang semakin sistemik dan masif hampir menyeluruh.

Untuk itu, kata Busyro, KPK tidak bisa merasa prihatin saja. “Tapi juga membuat program untuk mencegah dan menanganinya,” kata Busro dalam acara Program Pencegahan Korupsi Berbasis Keluarga dan Gerakan Jujur Barengan di Kepatihan, Selasa (20/5/2014). Program pencegahan yang dikatakan Busyro tersebut diawali dari Yogyakarta.

Busyro mengatakan, tim KPK memilih Yogyakarta karena sudah melakukan pengkajian di salah satu daerah di DIY, yaitu di Kelurahan Preggan Kotagede. Hasilnya, lanjut Busyro, ditemukan nilai-nilai tradisional dan budaya. “Nilai itu berupa semangat untuk suka memberi ketimbang menerima,” ujar Busyro.

Selain nilai-nilai tradisional dan budaya juga ditemukan semangat guyub gotong-royong dan jimpitan ronda yang masih hidup serta terdapat juga forum komunikasi melalui majalah dinding.

“Kami menyimpulkan, dari butir-butir itu kami juga menemukan kesadaran orang tua untuk melatih kesenian, menari. Tak tanggung-tanggung pelatihnya dari asing yang honornya lima ribu rupiah. Kesederhanaan hidup dan kesahajaan, itu yang ditanamkan,” lanjutnya.

Atas dasar itulah, Yogyakarta layak untuk dijadikan pilot projek pencegahan tindakan korupsi dari kalangan keluarga. Program tersebut akan dievaluasi selama tiga tahun ke depan. “Tidak perlu sampai 3 tahun, jika bisa ditemukan ada tidak relasi saling mengontrol antar keluarga dan masyarakat, kami akan serahkan program tersebut kepada masyarakat” tambahnya.

Selanjutnya, program serupa direncanakan akan dilakukan di Bali dan Kota Bandung. (kim)

Redaktur: Azwar Anas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.