Aktivis Antikorupsi DIY Minta Jaminan ke Kejagung

YOGYAKARTA – Sejumlah aktivis antikorupsi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia agar memberikan jaminan kepastian atas dimutasinya Kepala Kejaksaan Tinggi DIY, Suyadi, sebagai Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS) Kejaksaan Agung, tidak mengganggu dan menghambat proses hukum yang sedang ditangani oleh penyidik Kejaksaan Agung.

Kepala Divisi Investigasi Jogja Corruption Watch (JCW), Maryanto mengaku kecewa dan khawatir dengan dimutasinya Kepala Kejaksaan Tinggi, Suyadi ke ‘gedung bundar’ Kejaksaan Agung sebagai Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus. “Kami khawatir pengganti Kajati DIY nantinya kurang memiliki komitmen dalam upaya pemberantasan korupsi di DIY dan dapat menghambat proses hukum yang sedang berjalan,” kata Maryanto saat jumpa pers di sekretariat Koalisi Pemberantasan Korupsi (KPK) LSM DIY – JATENG, jalan Pakuningratan 14, Yogyakarta, Rabu (28/5/2014) siang.

Lebih lanjut Maryanto yang akrab disapa Kobul ini bersama aktivis LSM lainnya akan menyurati pimpinan Kejaksaan Agung agar memberikan jaminan kepastian pasca mutasinya Kajati DIY, tidak menghambat dan mengganggu proses penyidikan yang sedang berlangsung. “Kita juga meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan supervisi terhadap kasus-kasus korupsi yang sedang ditangani oleh Kejati DIY,” tegas Maryanto yang juga sebagai anggota Forpi Bantul ini.

“Kami berharap kepada pengganti Kajati DIY, Suyadi, memiliki komitmen yang tinggi dalam upaya pemberantasan korupsi di DIY bukan malah nantinya mengeluarkan SP3 atas kasus dugaan korupsi dana hibah Persiba Bantul yang menyeret nama mantan bupati Bantul, Idham Samawi,” kata Tri Wahyu, KH yang juga ikut dalam jumpa pers tersebut.

Sementara itu, Koordinator Masyarakat Transparansi Bantul, Irwan Suryono, mengaku masih pesimis dengan pengganti Suyadi nantinya dapat menuntaskan kasus-kasus korupsi di DIY. “Kalau dilihat dari rekam jejak dari Loeke Larasati Agustin (pengganti Suyadi-red), kami pesimis penuntasan berbagai kasus di DIY akan segera tuntas,” ujar Irwan. (bhr)

Redaktur: Azwar Anas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.