Wartawan dan Aktivis LSM Tuntut Tuntaskan Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan

YOGYAKARTA – Puluhan wartawan baik media cetak maupun elektronik serta perwakilan dari aktivis LSM di Yogyakarta, siang tadi menggelar aksi solidaritas di gedung DPRD DIY, Jalan Malioboro, Yogyakarta, menuntut penuntasan kasus kekerasan terhadap wartawan Kompas TV, Michael Aryawan.

“Beberapa waktu yang lalu kita menggelar aksi disini (gedung DPRD DIY-red) mengutuk dan menuntut penuntasan teror bom molotov di rumah wartawan Radar Jogja Frietqi Suryawan atau Demang dan hari ini kita kembali aksi menuntut dituntaskannya kasus penganiayaan dan perampasan kamera milik wartawan Kompas TV, Michael Aryawan,” kata Koordiantor Aksi Solidaritas Wartawan Anti Kekerasan (SOWAK), Bagus Kurniawan disela-sela aksi di degung DPRD DIY, hari ini Jumat (30/5/2014) siang.

Bagus Kurniawan yang juga merupakan wartawan Detik.Com ini, sempat ‘curhat’ kepada patung Panglima Besar Jenderal Sudirman yang terletak diarea gedung DPRD DIY tersebut.

Selain itu puluhan wartawan yang tergabung dalam Solidaritas Wartawan Anti Kekerasan (SOWAK) Yogyakarta ini juga menuntut Gubernur Pemda DIY sekaligus raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X tidak hanya diam atas berbagai aksi kekerasan yang terjadi di DIY. “Sultan sebagai gubernur Pemda DIY harus tegas terhadap aksi-aksi kekerasan yang terjadi di DIY karena Jogja Istimewa Tanpa Kekerasan, tidak hanya slogan belaka,” teriak Taufik Jr, perwakilan dari Solidaritas Wartawan untuk Udin.

Sementara itu, Tri Wahyu, KH dari Masyarakat Anti Kekerasan Yogyakarta (MAKARYO) yang ikut memberikan orasinya, mendesak kasus kekerasan yang menimpa para awak media harus segera dituntaskan oleh pihak kepolisian. “Puluhan kasus kekerasan yang terjadi di DIY, namun hingga kini belum tertuntaskan dan kami minta kepada Kapolda DIY untuk tidak beretorika serta segera menangkap para pelaku dan aktor intelektual dibalik kasus penyerangan di rumah Julius itu,” kata Wahyu dalam orasinya.

Hingga aksi selesai tidak ada satu pun anggota DPRD DIY yang menemui massa aksi dan aksi berjalan dengan tertib. (bhr)

Redaktur: Azwar Anas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.