Sempat Disesalkan, Pisah Sambut Kajati DIY pun Terjadi

YOGYAKARTA – Pisah sambut Kajati DIY akhirnya terlaksana, Senin (9/6/2014) di Kantor Kejakasaan Tinggi DIY, Jalan Sukonandi, Yogyakarta. Kajati yang lama, Suyadi digantikan dengan Kajati yang baru Loeke Larasati Agustina.

Pergantian Kajati ini sebenarnya sempat ditentang oleh kalangan aktivis anti korupsi. Pasalnya, Suyadi sebagai Kajati DIY lama mempunyai track record yang bagus dalam membngkar kasus korupsi di DIY. Salah satunya yang sekarang Suryadi tangani ialah kasus korupsi dana hibah Persiba Bantul yang melibatkan manatan Bupati Bantul, Idham Sawami.

Berdsarkan infomrasi yang dihimpun jogjakartanews.com, Suyadi tiba-tiba dipromosikan ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia sebagai Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS). Padahal Suyadi tengah mendalami kasus dugaan korupsi dana hibah senilai 12,5 milyar tersebut.

Salah satu aktivis antikorupsi, Maryanto mengemukakan kegelisahannya terkait perpindahan Suyadi. Pasalnya, dengan pergantian Kajati ini tentunya akan menyita waktu untuk membongkar kasusu dugaan korupsi yang melibatkan mantan Bupati Bantul tersebut. “Sekarang Pak Idham malah jadi tim sukses pemenangan Jokowi-Jk,” ujarnya Senin (9/6/2014).

Walaupun Loeke bukan orang baru di kejaksaan, Maryanto berharap, Kajati DIY baru itu punya komitmen dalam menuntaskan kasus-kasus korupsi di DIY, khusunya yang sedang ditangani Suyadi. “Kami akan menyurati Kejaksaan Agung untuk meminta jaminan kepastian dengan dipindahnya Pak Suyadi tidak akan menghambat dan memperlambat penanganan proses hukum sampai tuntas,” tegas Maryanto. (bhr)

Redaktur: Azwar Anas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.