Idham Akan Provokasi Mahasiswa Kawal Jokowi

YOGYAKARTA – Mahasiswa diminta berperan aktif dalam mengawal kebijakan-kebijakan Presiden Jokowi, khususnya terkait penyediaan sumber daya energi termasuk diantaranya Bahan Bakar Minyak (BBM). Permintaan itu, disampaikan oleh Idham Samawi dalam acara Talk Show Pertamina Goes To Campus Kemandirian untuk Energi untuk Negeri di Graha Sabha Pramana UGM, Kamis (17/4/2015).

Tidak hanya meminta, mantan Bupati Bantul itu bahkan mengatakan siap memprovokasi mahasiswa agar mau mengawal kebijakan Jokowi. Sebab migas merupakan sektor yang sangat strategis yang apabila dikelola sendiri bisa mendatangkan keuntungan besar bagi Indonesia. Apalagi, kontrak blok mahakam, blok kaya migas di Kutai Kartanegara sudah tinggal menyisakan dua tahun lagi, yang berarti kesempata “emas” buat Indonesia.

“Saya orang yang akan memprovokasi mahasiswa termasuk di UGM ini untuk mengawal kebijakan pemerintah dalam sektor migas. Apabila nanti ada sesuatu yang merugikan masyarakat, mari kita bersama-sama ingatkan Pak Jokowi. Cara orang Jawa ‘dikandani alus, nek ora iso ditabok nek isih ora manut meneh yo dilorot,” kata Idham yang langsung disabut tepuk tangan oleh mahasiswa yang hadir dalam acara tersebut.

Idham juga menyarankan agar indonesia tidak lagi mengimpor BBM dan mulai membangun kilang-kilang yang lebih banyak. Sebab menurutnya, mengimpor hanya akan menguntungkan pihak asing, bukan bangsa Indonesia. Apalagi, Indonesia memiliki sumber daya manusia yang sudah mumpuni yang ia yakin mampu melakukan itu.

“Masa bangun kilang sendiri saja tidak bisa, kita ini punya SDM yang cerdas dan bisa dan saya yakin,” tegasnya

Ia juga mengingatkan mahasiswa tetap menjadi bagian penting dalam setiap kebijakan-kebijakan pemerintah. Mahasiswa harus kritis karena jika tidak menurut salah satu Anggota DPR RI itu bangsa ini akan kehilangan jati diri. (Ian)

Redaktur: Rizal

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.