Sanggar Kegiatan Belajar Se Kota Yogyakarta Ikuti Penguatan Wawasan Kebangsaan

YOGYAKARTA – Selain kegiatan pembangunan fisik, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-101 tahun  2018 yang diselenggarakan oleh Kodim 0734/Yogyakarta juga melaksanakan kegiatan non fisik.

Salah satu kegiatan non fisik yang dilaksanakan Satuan Tugas TMMD yaitu penyuluhan Wawasan Kebangsaaan untuk siswa Sanggar Belajar se Kota Yogyakarta di pendopo taman Legawong Gambiran, Pandeyan, Umbulharjo yang menjadi kawasan sasaran TMMD, Senin (09/04/2018).

Kegiatan yang bertemakan “Peningkatan Cinta Tanah Air Bagi Kelompok Belajar Sekolah se-Kota Yogyakarta tersebut menghadirkan pembicara Drs. Wahyu Nugroho, M.Si (Kaban Kesbangpol Kabupaten Gunung Kidul).

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu  mengungkapkan, Wawasan Kebangsaan pada diri anak bangsa cenderung mengalami kemunduran, bahkan hampir pudar,

“Ikatan nilai-nilai kebangsaan yang berhasil mempersatukan bangsa ini makin longgar, oleh karena itu sepatutnya kita kembali memantapkan nilai-nilai kebangsaan yang mengendur itu. Kita perlu menginstruksikan landasan yang kuat dan konsepsional guna kembali membangun persatuan dan kesatuan bangsa serta jiwa nasionalisme, yaitu Wawasan Kebangsaan,” ujarnya.

Menurutnya, TMMD merupakan momentum yang tepat bagi masyarakat Pandeyan untuk terus meningkatkan wawasan kebangsaan dengan Satgas TMMD yang tidak diragukan lagi kecintaannya kepada bangsa dan negara,

“Kegiatan seperti ini sangat penting dan bermanfaat, terutama untuk menguatkan rasa cinta tanah air kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Dansatgas Letkol Inf Rudi Firmansyah, S.E., M.M mengatakan, kegiatan TMMD non fisik di wilayah Kodim 0734/Yogyakarta telah menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara memandang dan kemampuan untuk memahami keberadaan jati diri sebagai bangsa Indonesia, dengan tidak melupakan doktrin-doktrin dasar yaitu Pancasila maupun sumpah pemuda,

“Karena fungsi itu merupakan pemersatu bangsa serta sikap patriotisme yang menentukan nasib bangsa ke depan,” tukas Dandim.

Dijelaskan Dandim, dengan memahami wawasan kebangsaan,  akan menumbuhkan dan menguatkan jiwa nasionalisme kebangsaan sebagai landasan dasar dalam melaksanakan pembangunan yang berlandaskan moral dan etika berbangsa dan bernegara,

“Wawasan kebangsaan merupakan hal yang sangat mendasar bagi bangsa Indonesia, dalam kenyataannya konsep kebangsaan itu telah dijadikan dasar negara dan ideologi nasional yang terumus di dalam Pancasila,” tegasnya.

Antusias para Pelajar makin terlihat saat Danramil 07/Umbulharjo Mayor Kav Cecep, S.sos selaku moderator memberikan kesempatan bertanya usai penyuluhan Wawasan Kebangsaan. Wawasan kebangsaan  berlangsung kurang lebih 1 jam. Menurut Mayor Cecep kegiatan Wawasan Kebangsaan juga memberi gambaran tentang keberagaman seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat-sekat atau tembok tinggi,

“Karena Pancasila menopang dan menaungi Warga Negara Indonesia untuk hidup sejajar dan selaras,” ujarnya. (kt1)

Redaktur: Faisal.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.