Lanal Yogyakarta Terlibat dalam Pengamanan VVIP Kunjungan Presiden

YOGYAKARTA – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Yogyakarta-Lantamal V terlibat dalam kegiatan pengamanan (Pam VVIP) pada Kunjungan Kerja (Kunker) Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo, Rabu (29/08/2018) kemarin.

Komandan Lanal (Danlanal) Yogyakarta Kolonel Laut (P) Arya Delano, S.E, M.Pd turut langusng menyambut kedatangan Presiden yang didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto dan pejabat tinggi negara lainnya di Lanud Adi Sucipyo Yogyakarta.

Menurut Danlanal, LANAL Yogyakarta sebagai bagian unsur gelar kekuatan TNI memiliki kewajiban sesuai tertuang dalam Undang-Undang No. 34 tahun 2004 tentang TNI,

“Disebutkan tugas pokok TNI secara umum dilaksanakan melalui Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), salah satu point dari 14 point OMSP adalah melaksanakan pengamanan Presiden dan pejabat tinggi negara,” tuturnya.

Pengamanan VVIP tersebut dibawah kendali langsung Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV Diponegoro dan selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) pengamanan VVIP oleh Komandan Resort Militer (Danrem) 072/Pamungkas, Brigken TNI Muhammad Zamroni.

Rangkaian pengamanan VVIP dimulai saat kedatangan Presiden RI Bapak Ir. H. Joko Widodo dan rombongan pada pukul 10.30 Wib di Base Ops Lanud Adisucipto Yogyakarta dengan pesawat Kepresidenan A-00.

Kunjungan presiden kemarin di Yogyakarta untuk meninjau proyek saluran irigasi dana desa di dusun Tampungan Desa Sendangtirto Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman Yogyakarta. Dalam kunjungannya, presiden didampingi Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dan Bupati Sleman Drs Sri Purnomo serta pimpinan TNI Polri dan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkompinda) DIY dan Jawa Tengah. Antara lain, Pangdam IV Diponegoro, Danrem 072 Pamungkas, Kapolda DIY, Kabinda DIY serta Danlanal Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowidodo menyampaikan bahwa pembangunan saluran irigasi adalah satu program pembangunan infrastruktur yang ditujukan untuk menunjang kesejahteraan masyarakat khususnya para petani.

Selain itu, Presiden juga menyampaikan beberapa hal. Diantaranya terkait bencana alam di Lombok NTB, presiden mengajak masyarakat DIY untuk turut mendoakan dan meringankan korban.

Sementara terkait gelaran Asian Games, presiden mengungkapkan pencapaian 24 medali emas sampai saat ini telah memenuhi target. Pemerintah optimistis pencapian medali masih akan bertambah,

“Untuk itu doa bersama masyarakat Indonesia sangat dibutuhkan atlit-atlit yang saat ini masih berjuang,” harap Joko Widodo.

Selesai kegiatan Kunker di dusun Tampungan, dilanjutkan kegiatan menghadiri Kongres Nasional Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI Mahasabha) Ke-XI di Ballroom Hotel Rich Jl. Magelang KM. 4 Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta dengan tema “Merajut Persatuan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045”.  Kongres dihadiri sekitar 2500 orang peserta. Turut hadir dalam acara kongres tersebut antara lain Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto, Menteri Koperasi dan UMKM RI Bapak Anak Agung Gede P. dan Menteri Energi Sumber Daya Mineral RI Bapak Ignatius Jonan.

Beberapa point penting sambutan Presiden antara lain disampaikan bahwa situasi dunia sangat cepat berubah, antara lain bidang ekonomi dan revolusi industri bergerak secara dinamis, kongres oleh KMHDI sangatlah bagus sekali untuk kesuksesan generasi muda Indonesia,

“Hal ini kita sadari bersama bahwa negara kita dianugerahi oleh Tuhan YME sebagai negara besar di dunia dengan perbedaan suku, agama, adat dan bahasa harus kita jaga dan pertahankan kesatuan yang kuat sebagai potensi mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang,” ungkapnya.

Pukul 14.15 WIB acara kongres selesai, selanjutnya Presiden RI Bapak Ir. H. Joko Widodo beserta rombongan menuju ke Base Ops Lanud Adisucipto Yogyakarta untuk kembali ke Jakarta, tepat pukul 15.20 Wib pesawat Kepresidenan A-001 take off.

Sekadar informasi, kekuatan pengamanan VVIP berasal dari personel gabungan TNI Polri wilayah Yogyakarta  kurang lebih 1500 personel tergelar, baik kegiatan pengamanan terbuka maupun pengamanan tertutup dibeberapa titik strategis antara lain bandara Adisucipto, lokasi kunker di Sleman, kongres di hotel Rich serta rute jalan yang dilewati oleh kendaraan rombongan. Kunker terlaksana dengan tertib, lancar dan aman berkat terjalinya koordinasi dan sinergitas yang baik oleh TNI dan Polri di Yogyakarta. (ben)

Redaktur: Faisal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.