Berikan Kulian Umum di UST, Ini Solusi Letkol Bram Pramudia Hadapi Bonus Demografi

YOGYAKARTA – Komandan Kodim 0734/Yogyakarta, Letkol Inf Bram Pramudia, S.E., memberikan kuliah umum untuk mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sarjanawiyata Yogyakarta (UST),  di Aula Jogja Expo Center (JEC) Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Selasa (04/09/2018).

Dalam Kuliah umum dengan tema ‘Membangun Insan Cerdas dan Berkarakter Sesiau Ajaran Tamansiswa’ tersebut Letkol Bram memberikan materi wawasan kepemimpinan wawasan Kebangsaan dan Kebhinekaan Tunggal Ika kepada mahasiswa.

Dihadapan ratusan mahasiswa, Letkol Bram memaparkan, pendidikan memiliki peran strategis dalam upaya mewujudkan tujuan negara sebagaimana tertuang dari pembukaan UUD 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun,  menurutnya makna cerdas sesungguhnya tidak hanya terbatas pada aspek intelektual saja, tapi juga moral dan emosional,

“Di sinilah pentingnya pendidikan karakter sebagaimana menjadi isu utama dalam pendidikan saat ini. Pendidikan karakter inilah yang sejak lama dikembangkan oleh Ki Hajar Dewantara melalui ajaran ketamansiswaan,” katanya

Menurut Letkol Bram, negara maju membutuhkan karakter kecerdasan dan tanggung jawab serta berwawasan luas yang beratika.

Untuk itu, dengan bonus demografi, mahaswa dituntut bisa mengelola diri sendiri dengan baik, sehingga tidak menjadi bencana demografi,

“Pada usia produktif, isilah kegiatan dengan baik, jangan menjadi jadi sampah masyarakat,” tegasnya.

Terkait bagaimana mencerdaskan kehidupan bangsa, Letkol Bram menilai hal terpenting adalah dengan mengembangkan potensi yang ada dalam peserta didik, meningkatkatkan ketakwaan dan keimanan kepada tuhan yang maha esa, berilmu, kreatif dan menjadi warga negara yang demokratis.

Dijelaskan Letkol Bram, perkembangan dan kemajuan era globalisasi dalam teknologi, ilmu pengetahuan, komunikasi, dan informasi, kerap sekali menjadi tuntutan untuk bersaing mendapatkan martabat  yang lebih tinggi untuk  bertahan hidup.  Bahkan,kata dia, cara apapun akan dilakukan, sekalipun itu melanggar hukum hanya demi sebuah martabat, 

“Pendidikan adalah salah satu strategi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, meninggikan martabat bangsa. Pendidikan kerap sekali menjadikan hal yg esensial untuk setiap individu maupun masyarakat untuk dapat mensejahterakan hidupnya. Dengan pendidikan seseorang dapat ditinggikan martabatnya dan dianggap oleh lingkungannya sebagai orang yang berilmu, apalagi jika dengan ilmu tersebut menjadikan dirinya bermanfaat bagi lingkungannya, bahkan untuk bangsa dan negara,” jelas Komandan Kodim Yogyakarta. 

Letkol Bram menambahkan, sebagian dari  kehidupan manusia adalah menjalankan aktivitas berbangsa dan bernegara, sehingga sangat penting bagi setiap warga Negara untuk memegang teguh nilai-nilai wawasan kebangsaan dan nasionalisme,

“Jadi, hendaknya kita sama-sama bergandeng tangan untuk memantapkan wawasan kebangsaan dan nasionalisme kita untuk mewujudkan kerukunan guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai ini,” pungkasnya. (wah)

Redaktur: Faisal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.