Yayasan Al Qoyyum dan SHS Socio Eco Preneur Pokoh, Bangkitkan Semangat Belajar Anak Yatim Piatu dan Berdayakan Orang Tua Asuh

SLEMAN – Yayasan Al – Qoyyum bekerjasama Sugianto Harjo Semangun (SHS) Socio Eco Preneur sebuah lembaga yang merintis Desa Wisata di Dusun Pokoh, Banyurejo, Tempel, Sleman, menggelar acara silaturahmi sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim piatu, minggu (10/03/2019).

Selain memberikan bantuan berupa peralatan sekolah, dalam acara yang dihelat di Kawasan SHS Socio Eco Preneur Pokoh Menuju Desa Wisata tersebut, Yayasan Al – Qoyyum juga memberikan Pendidikan pemberdayaan ekonomi kepada para orang tua asuh.

Pendiri Yayasan Al – Qoyyum, Prof. Dr. Muhadjir Darwin, MPA mengungkapkan, Yayasan Al – Qoyyum merupakan Yayasan yang bergerak untuk pengabdian kepada masyarakat dan fokus utamanya untuk anak yatim piatu,

“Yayasan ini kita dirikan untuk anak yatim agar mereka bisa tumbuh kembang dengan baik. Tumbuh kembang dalam artian pendidikan mereka bisa berlanjut setinggi mereka mampu menempuhnya dan ketika dewasa mampu berguna bagi nusa bangsa,” tuturnya di sela-sela acara.

Ketua Program Studi Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan Universitas Gadjah Mada (MDKIK UGM) ini menjelaskan, selain anak yatim piatu, juga perlu diberikan dorongan kepada orang tua asuhnya agar lebih berdaya, 

“Kami juga memberikan penerangan tentang pertanian hidroponik yang arahannya untuk orang tuanya. Ini agar mereka bisa mengembangkan pertanian yang hemat lahan, yang tidak perlu sawah atau ladang luas, tapi bisa di halaman rumah atau di dalam rumah yang apabila dilakukan intensif dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga,” katanya.

“Kita selenggrakan acara ini di Pokoh karena kebetulan ada Bapak Sugiyanto Harjo Semangun, mahasiswa kami, yang juga punya perhatian untuk masa depan pendidikan anak, khususnya anak yatim piatu,” imbuhnya.

Sementara itu, Sugiyanto Harjo Semangun mengungkapkan, anak adalah asset masa depan bangsa yang harus mendapat akses pendidikan dengan layak dan baik. Meski anak yatim piatu, Sugiyanto yang juga kandidat doktor pada  MDKIK UGM berharap agar mereka tidak putus sekolah dan bisa meraih cita-citanya,

“Mudah-mudahan kehadiran Yayasan Al-Qoyyum ini memberikan suntikan semangat dan harapan kepada anak-anak yatim piatu agar tetap memiliki semangat dan tekad untuk terus belajar dan berjuang meraih cita-citanya. Mereka adalah bagian dari masa depan bangsa ini, kelak mereka juga punya kesempatan yang sama untuk melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa ini, sama seperti anak-anak lainnya. In syaa Allah, kami juga akan berkontribusi” kata Sugiyanto yang juga Ketua Ikatan Alumni LEMHANNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (IKAL-DIY).

Dalam acara silaturahmi yang dihadiri puluhan anak yatim piatu dari Desa Banyurejo dan beberapa desa tetangga di wilayah Kecamatan Tempel tersebut, juga dihadiri para atlet lari nasional yang baru saja mengikuti Volcano Run 2019 di Museum Gunung Merapi, Minggu (10/03/2019) pagi dan meraih juara di berbagai nomor dan katagori. Diantaranya, Rieke Febrianti (Juara 3 Putri 10 KM), Ambar Winarsih (Juara 2 Putri 10 Km), Ranto (Juara 1 Putra 21 Km),  Ricky Nababan (Juara 2 Putra 21 Km), Ardiansyah (Juara 3 Putra 10 Km), dan Febtri Putra Zega (Juara 3 Putra 10 Km).

Dalam kesempatan tersebut, para atlet muda tersebut memberikan motivasi, berbagi pengalaman dan kunci sukses meraih prestasi,

“Teman-teman jangan pernah menyerah untuk meraih prestasi. Berusahalah dan berjuang terus demi meraih cita-cita dan prestasi,” kata Rieke diamini teman-temannya.

Sementara itu, salah satu anak penerima santunan Hendra Candra Kuncoro (12) mengaku sangat senang mendapat motivasi dari para atlet dan berterimakasih kepada SHS Socio Eco Preneur dan Yayasan Al-Qoyuum atas bantuan yang diberikan, 

“Saya sangat senang dapat tas, dos grip, pensil dan penggaris. Dengan bantuan ini saya lebih semangat sekolah dan belajar. Saya juga senang dapat motivasi para juara lari,” ungkap siswa kelas 6 SD Negeri Gaten ini. (rd)

Redaktur: Ja’faruddin AS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.