100 Persen Program TMMD Terealisasi, Dukung 2021 Kota Yogyakarta Bebas RLTH

YOGYAKARTA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I tahun 2019 Kodim 0734/Yogyakarta di Kelurahan Purbayan Kotagede, resmi ditutup, Rabu (27/03/2019). 

Komandan Kodim (Dandim) 0734/ Yogyakarta, Letkol Inf Wiyata Sempana Aji  mengatakan, seluruh program TMMD sudah terlaksana dengan baik. Sejak dibuka pada 26 Februari yang lalu, telah terealisasi program fisik diantaranya rehab lima Rumah Tak Layak Huni (RLTH) milik warga, pemasangan paving block sepanjang 185,75 Meter, rehab balai RW dan Pembuatan sarana MCK umum,

“Semua sasaran fisik tersebut berhasil dilaksanakan dengan capaian angka 100 persen. Selain kegiatan fisik, TMMD Tahap I 2019 juga telah melakukan kegiatan non fisik seperti sosialisasi bela negara, sosialisasi tentang penyakit masyarakat dan sosialisasi tentanga menangkal fanatisme,” kata Wiyata dalam upacara penutupan di Lapangan Karang Kotagede.

Dikatakan Wiyata, TMMD merupakan wujud sinergitas masyarakat, Pemerintah, TNI dan Polri dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dengan agenda-agenda pembangunan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan sosial, pendidikan, kesehatan, sanitasi, dan keberdayaan bagi masyarakat Kota Yogyakarta.

Ia meminta semangat gotong royong masyarakat dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini,

“Semangat kebersamaan, persatuan, toleransi atas perbedaan dan budaya gotong royong harus terus dipelihara dalam rangka mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Kepada prajurit dan seluruh komponen masyarakat untuk terus memlihara semangat kebersamaan dan kanunggalan TNI dan rakyat. Jangan mudah terhasut dan terprofokasi oleh pihak manapun yang ingin memecah persatuan dan kesatuan,” pintanya.

Wiyata berharap, hasil pembangunan TMMD dapat member manfaat kepada masyarakat. Ia juga meminta warga untuk menjaga sekaligus merawat fasilitas umum yang telah dibangun, 

“Semoga hasil ini bisa membantu masyarakat di Kelurahan Purbayan sekaligus menjadi semangat baru warga untuk saling bergotong royong melakukan pembangunan,” harapnya.

Sementara itu, Mewakili Wali Kota Yogyakarta, Staf Ahli Walikota Bidang Kesejahteraan Rakyat Wirawan Hario Yudho mengaku puas sekaligus mengapresiasi hasil kinerja fisik TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2019.

Menurutnya, sasaran TMMD sejalan dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) yang mentargetkan pada 2021 di kota Yogyakarta tidak ada lagi warga yang rumahnya tidak layak huni. Selain itu, kata dia, TMMD juga mendukung program ‘Gandeng Gendong’ atau semangat gotong royong untuk maju bersama,

“Pada 2021 ditargetkan tidak ada lagi RTLH di Kota Yogyakarta. Gotong royong seperti dalam pelaksanaan TMMD adalah modal besar kita dalam melakukan pembangunan di Yogyakarta, dengan semangat kebersamaan ini tentulah semua program pembangunan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Usai upacara Penutupan, Dandim beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Yogyakarta meninjau hasil pembangunan fisik TMMD Sengkuyung dengan mengendarai sepeda. (kt1)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.