Tingkatkan SDM Pegawai, Bapas Jogja Miliki Program Diskusi dan Mentoring Sesama Pegawai

Sejalan dengan visi misi presiden Republik Indonesia tentang Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Bapas Jogja menerapkan program khusus untuk terus meningkatkan dan memperbarui wawasan Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Kelas I Yogyakarta tentang tugas pokoknya. Program ini menggunakan metode mentoring / knowledge sharing. Tujuan dari program ini membagi pengetahuan baru dari pegawai sepulang mengikuti diklat di luar kepada pegawai yang tidak mengikuti pelatihan.

Agar ilmu yang didapat merata dan pembimbing kemasyarakatan selalu mendapat wawasan terbaru. Tuntutan di era saat ini, seorang ASN harus dapat menyesuaikan dengan perubahan-perubahan yang ada. Metode ini merupakan salah satu solusinya, selain terciptanya forum-forum bertukar pikiran juga tercipta pembaharuan isu-isu terkini

Sebelumnya pada tanggal 18 s.d. 22 November 2019, Diah Rosanita, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Muda Bapas Kelas I Yogyakarta, mendapat kesempatan mengikuti pelatihan di Kupang, NTT, yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia bekerja sama dengan UNODC (United Nations Office Drugs and Crime). Dalam kesempatan itu, Diah mengikuti berbagai kegiatan salah satunya uji petik assessment empat dimensi.

Selasa (26/11) setelah apel pagi, seluruh PK berkumpul di ruang TPP untuk diskusi tentang isu atau wawasan terbaru. Muhammad Ali Syeh Banna mengatakan, “ini salah satu upaya meningkatkan SDM di sini. Selain adanya perpustakaan pegawai, kegiatan mentoring atau diskusi ini bertujuan agar para Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Kelas I Yogyakarta dapat terus update terkait isu-isu dan ilmu terkini. Tentu ini akan membuat kita terus termotivasi untuk selalu haus akan ilmu pengetahuan. Pada akhirnya akan meningkatkan kualitas kinerja yang lebih optimal”

Salah satu pegawai Bapas Kelas I Yogyakarta, Marhaeni Sekar, mengapresiasi kegiatan ini. “Bagi saya calon Pembimbing Kemasyarakatan, kegiatan ini merupakan wadah untuk menimba ilmu dari para senior. Dengan diskusi ini, kami bisa terus update isu-isu terkini” ungkap Sekar.

 

(Bond)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.