Bimbingan Kemandirian Klien Bapas Jogja Bekerjasama dengan Dinas Sosial Kota Yogyakarta Resmi Ditutup

Yogyakarta – Pelatihan Bimbingan Kemandirian Klien Pemasyarakatan Balai Pemasyarakatan Kelas I Yogyakarta bekerjasama dengan Dinas Sosial Kota Yogyakarta, ditutup secara resmi oleh Kepala Bapas Jogja yang diwakili oleh Kepala Seksi Bimbingan Klien Anak, Hartono di Ruang Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan(TPP), Kamis (12/03/2020). Penutupan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Sosial Kota Yogyakarta.

Kepala Kepala Sub Seksi Bimbingan Kerja Klien Dewasa, Diana Anggar Kusuma dalam laporannya mengatakan, diklat ini dilaksanakan selama tujuh tiga mulai dari tanggal 10 sampai dengan 12 Maret 2020 dan diikuti 25 orang peserta klien Bapas Jogja yang bertempat tinggal di Kota Yogyakarta.

Lebih lanjut dikatakan, Pelatihan ini merupakan kerjasama antara Bapas Jogja dan Dinas Sosial Kota Yogyakarta dan telah membekali para peserta dengan pengetahuan, keterampilan kemandirian dalam usaha sampai dengan perhitungan perencanaan usaha.

Hartono, dalam arahannya mengatakan para peserta agar memanfaatkan betul-betul ilmu yang telah dijabarkan dan dipraktekan di kesempatan kali ini.

“Seluruh peserta agar betul-betul mengambil manfaat yang telah diberikan selama tiga hari ini, dalam pelatihan ini nantinya akan mendapat bantuan modal usaha dari Dinas Sosial Kota Yogyakarta”, kata Hartono.

Hartono juga berharap agar para peserta dapat mengaplikasikan ilmu-ilmu yang telah diperoleh selama diklat dan terus berkomunikasi dengan Pembimbing Kemasyarakatan(PK) masing-masing.

Dalam kesempatan ini, sebelum penutupan dilaksanakan testimoni yang dilakukan oleh klien Bapas Jogja yang telah mendapatkan bantuan modal pada tahun 2019 lalu. Wibisono Pengku adalah klien Bapas Jogja yang telah berakhir masa bimbingannya, tahun 2019 lalu mendapatkan bantuan modal dari Bapas Jogja bekerjasama dengan Dinas Sosial Kota Yogyakarta.

“Bantuan modal tersebut saya manfaatkan untuk memulai usaha berupa jual beli ban motor, awalnya lalu berkembang menjadi jual beli ban bekas mobil layak pakai original, Alhamdulillah sampai sekarang usaha sudah berkembang dan bisa mandiri,” ungkap nya.

 Kepala Bapas Jogja, Muhammad Ali Syeh Banna ditemui seusai penutupan mengatakan, bahwa bimbingan kemandirian bertujuan untuk memberikan klien Bapas Jogja bekal untuk mandiri.

“Sebelumnya kami menyampaikan permohonan maaf kepada pihak Dinas Sosial Kota Yogyakarta karena tidak bisa menutup acara secara langsung dan diwakilkan oleh kepala Seksi Bimbingan Klien Anak, berhubung ada kegiatan menghadiri acara dinas diluar kantor,  dan sangat berterimakasih kepada Dinas Sosial Kota Yogyakarta yang selalu mendukung program Bapas Jogja untuk kemandirian klien Bapas Jogja agar mampu mandiri dan bermanfaat untuk diri sendiri serta lingkungan sekitarnya,” jelasnya.

Ali Syeh juga berharap dan berpesan kepada seluruh klien Bapas Jogja agar memanfaatkan hasil pelatihan bimbingan kemandirian yang telah dilaksanakan, serta diaplikasikan sesuai dengan bantuan modal yang nanti akan diterima.

“Harapan pihak kami bahwa kedepan bisa lebih banyak klien Bapas yang bisa mandiri,” pungkas Ali Syeh.(Hen)

Redaktur : Fefin Dwi. S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *