Wanagama Tawarkan Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

YOGYAKARTA – Wanagama menawarkan kepada pemkab Gunungkidul DIY, wisma didalamnya digunakan sebagai tempat isolasi mandiri bagi pasien Covid-19.

Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Dr. Budiadi mengatakan terdapat sekitar 35 kamar dalam wisma dan 8 cottage yang berada di hutan pendidikan Wanagama. Ruang-ruang tersebut bisa difungsikan sebagai ruang isolasi bagi pasien Covid-19.

“Kami secara proaktif sedang mengusulkan wisma Wanagama sebagai tempat atau lokasi isolasi warga Gunungkidul yang terinfeksi Covid-19. Universitas pun mendukung untuk meningkatkan fasilitas disini,” tuturnya, Rabu (13/05/2020) di Wanagama.

Dia menyampaikan bahwa tawaran penggunaan Wanagama untuk dijadikan tempat isolasi mandiri disambut baik oleh pemkab Gunungkidul. Saat ini pemkab Gunungkidul juga tengah meninjau kembali fasilitas yang ada di Wanagama. Sekaligus melakukan assasement terhadap kelayakan dan peralatan serta perlengkapan yang diperlukan untuk melakukan isolasi mandiri.

Camat Playen Kabupaten Gunungkidul, Muh Setyawan Indrianto mengatakan tawaran Wanagama sebagai lokasi isolasi mandiri ini sangat baik. Nantinya, Wanagama bisa menjadi alternatif tempat karantina tidak hanya bagi warga Playen, tetapi juga masyarakat Gunungkidul.

“Kebiasaan karantina di rumah itu tidak efektif sehingga mohon kerja sama dengan Wanagama sebagai alternatif tempat karantina jika di rumah sakit tidak lagi memenuhi,”katanya.

Setyawan menyampaikan jika nantinya Wanagama dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri, maka semua pembiayaan warganya selama menjalani isolasi akan di tanggung oleh pemkab Gunungkidul.  

“Nanti akan kita koordinasikan dengan pemkab,”terangnya.

Sementara perwakilan Dinkes Gunungkidul, dr. Diah Prasetyorini mengatakan standar ruang  isolasi adalah 1 kamar diperuntukukan bagi 1 orang. Hal tersebut ditujukan untuk meminimalisir risiko penularan virus. Nantinya akan ada petugas kesehatan yang mendampingi pasien selama menjalani isolasi mandiri.

Tawaran Wanagama menjadi tempat alternatif isolasi mandiri ini menjadi angin segar bagi pemkab Gunungkidul menghadapi kebutuhan ruang isolasi yang semakin meningkat. Di Kabupaten Gunungkidul saat ini terdapat 25 orang positif Covid-19. Berikutnya 78 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 1.085 Orang Dalam Pemantuan (ODP). (pr/kt1)

Redaktur: Faisal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.