Pemerhati Anak UP 45: Pengasuhan Demokratif dan Komunikatif Bagi Anak Penting di Masa Pandemi

YOGYAKARTA – Aktivis dan pemerhati dunia anak yang juga Direktur Kantor Urusan Internasional Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta (UP 45), Rr.Putri Ana Nurani,SS,MM. mengungkapkan, pemberlakuan Belajar Dari Rumah (BDR) sejak masa Pandemi Covid-19 banyak dikeluhkan orang tua yang terpaksa mendadak menjadi guru bagi anak-anaknya, 

Putri menjelaskan, kendala yang umum adalah tidak semua orang tua punya fasilitas untuk belajar secara online anak-anaknya, seperti smartphone dan laptop. Selain fasilitas, kata Putri, ketersediaan jaringan internet sangat penting. Di daerah tertentu akses internet sulit atau tidak stabil, sehingga pemerintah sendiri berupaya untuk membangun jaringan internet, menyediakan kuota internet pendidikan bagi peserta didik dan pendidik, menyediakan buku saku yang memberikan panduan dalam penyusunan pembelajaran, selain itu menyediakan media pembelajaran yang dapat diakses oleh siapapun dan dimanapun berada

Menurut Putri, merujuk pada program Kihajar (Kita Harus Belajar) ada tiga diantaranya Program Kihajar STEM (Science Technology, Engineering Mathematics), Program Kihajar Explorer, dan ketiga Kihajar TIK Talks. Program Kihajar Explorer misalnya sangat penting, contohnya melalui siaran televisi, belajar dari rumah, siaran radio, tv edukasi, kelas berbagi dan lainnya,

“Oleh karena itu teknologi dan ilmu komunikasi TIK sangat dibutuhkan. Prioritas yang dilakukan saat ini adalah memastikan bahwa semua masyarakat Indonesia dapat mengenyam pendidikan, sehingga harapannya melalui pembelajaran jarak jauh (belajar dari rumah) tidak sekedar dapat mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, tetapi peserta didik tetap dapat melakukan aktivitasnya yaitu belajar,” tutur Putri kepada jogjakartanews.com, Jumat (28/05/2021).

Putri menjelaskan, menyadari berbagai kendala yang dialami orang tua, biasanya secara periodik satuan pendidikan akan membagikan kuesioner atau evaluasi pembelajaran sehingga dapat memberikan pemantauan peserta didik sekaligus orang tua dapat memberikan masukan terkait materi pembelajaran, jika ada  kendala, keluhan dari orang tua juga dapat disampaikan. Selain ada buku penghubung (yang dibuat dalam bentuk google form) untuk mendapatkan pesan dan respon dari orang tua dan pendidik, juga ada temu online orang tua. Kelas orang tua berbagi juga bisa dimanfaatkan untuk saling sharing permasalahan dan solusi saat mendampingi anak,

“Saat mendampingi anak sebaiknya orang tua harus dalam kondisi siap dan prima, jika dalam kondisi tidak baik, misal stress, mungkin membutuhkan waktu me time untuk menjalankan rutinitas pribadi yang menyenangkan bisa jadi sudah saatnya keluarga membutuhkan refreshing, rekreasi sehingga nantinya ketika kondisi sudah rileks dapat lebih segar kembali untuk melakukan kegiatan belajar ataupun pendampingan untuk anak bagi orang tua. Tentu saja semua menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah,” imbau Putri.

Penciptaan suasana belajar di rumah yang lebih menyenangkan juga perlu diupayakan, terutama bagi anak usia dini,

“Ingat pembelajaran di rumah bisa dilakukan dalam kondisi tidak hanya saklek harus duduk, di depan meja, memegang buku handout, modul atau lainnya. Belajar bisa kita lakukan dimanapun berada dengan menggunakan media yang tersedia di sekitar, kita manfaatkan semua benda yang ada di lingkungan rumah kita untuk menjadi sarana belajar bagi anak untuk menstimulasi seluruh aspek kecerdasannya dan memberikan pemahaman pembelajaran kepada mereka. Berikutnya perlunya pengasuhan demokratif dan komunikatif bagi anak,” kata Putri menjelaskan.

Sekadar informasi, sebelumnya Putri menyampaikan hal senada dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat UP 45 dengan memberikan penyuluhan melalui talk show di Radio Sonora FM. 97,4 FM pada Selasa (25/05/ 2021). Talk show mengangkat topik “Program KIHAJAR 2021 (Kita Harus belajar) dan Kesadaran Orang Tua untuk menjadi Guru bagi Anaknya”, Selain Putri, talk show juga menghadirkan Dekan Fakultas Psikologi UP45, FX Wahyu Widiantoro,SPSi,MA. Penyuluhan siaran radio secara rutin di acara talk show yang berlangsung setiap hari Selasa. (rd2)

Redaktur: Fefin Dwi Setyawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.