Pemuda Ditemukan Membusuk di Kamar Kos Mewahnya di Depok Sleman

SLEMAN – Seorang pemuda ditemukan sudah membusuk di kamar kosnya di perumahan Vila Taman Bunga, No. 2J, RT 4 RW 12, Padukuhan Karangasem, Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Rabu (25/5/2022).

Belakangan diketahui korban adalah Arfisa Wanda (33), warga Perumahan Bekasi Permai BG/8 Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat. Korban merupakan seorang karyawan si sebuah perusahaan swasta di Yogyakarta.

Kapolsek Depok Timur, Kompol Maryadi Endar Isnyanto menuturkan, jasad korban ditemukan pertama kali oleh adiknya Amrisa Wanda Wibowo (28) dan keponakannya Deni Ardian Mustika (43).

“Adik dan keponakan korban mencari keberadaan korban, karena dalam beberapa hari terakhir korban tidak bisa dihubungi. Ponselnya juga sudah mati,” katanya kepada wartawan.

Keluarga korban baru bisa menemukan kamar kos korban, melalui nomor pelanggan PLN. Selanjutnya keduanya mengecek korban yang menempati kamar No. 8 lantai 2 First Kost.

Pada saat diketuk pintu kamarnya, korban tidak menjawab. Karena curiga kemudian kedua saudara korban tersebut berinisiatif membuka pintu. Saat pintu kamar terbuka, mereka mendapati korban sudah tewas membusuk. Posisi korban dalam keadaan terlentang di atas tempat tidur, tanpa baju, dan menggunakan celana pendek warna coklat.

“Mereka memberitahu kepada penjaga kos, yang selanjutnya dilaporkan ke Polsek Depok Timur,” ungkap Maryadi.

Dari hasil pemeriksaan di Puskesmas Depok 2, di tubuh korban tidak ditemukan tanda penganiayaan, dan korban diperkirakan sudah tewas tiga hari. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit PKU Muhammadiah Kota Yogyakarta untuk dimandikan dan dikafani sebelum dibawa keluarga untuk dimakamkan di Karawang.

Menurut Maryadi, Keluarga menerima kematian korban karena sakit. Berdasarkan keterangan keluarga, sudah satu setengah tahun ini korban menderita gagal ginjal dan cuci darah seminggu sekali di Rumah Sakit Condongcatur. (kt3)

Redaktur: Hamzah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.