Libur Panjang KAI Daop 6 Siapkan 25 Perjalanan Kereta Api 

 

YOGYAKARTA – Pemandangan berbeda ada di Satsiun Yogyakarta atau dikenal dengan nama Stasiun Tugu. Banyak pernak pernik bernuansa tahun baru Cina 2575. Warna merah dan kuning emas menghiasi stasiun sejak dari pintu masuk hingga di dalam stasiun. Ada lampion, pohon imlek hingga gambar naga kayu, tahun baru Cina kini memasuki shio naga kayu.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (daop) 6 Yogyakarta menyiapkan pelayanan  masyarakat yang akan bepergian selama libur panjang peringatan Hari Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang jatuh tanggal 8 Februari dan Tahun baru Imlek yang jatuh tanggal 10 Februari 2024. Pada periode 7 hingga 11 Februari, Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan 25 perjalanan kereta api jarak jauh reguler keberangkatan awal dari stasiun di wilayah Daop 6 dengan total tempat duduk sebanyak 85.788 tempat duduk. Rata-rata 14.298 tempat duduk per hari. 

“Masyarakat dapat melakukan pengecekan ketersediaan tiket dan pemesanan tiket kereta api melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, serta seluruh channel pemesanan tiket  resmi lainnya,” kata Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro, Selasa, 6 Februari 2024.

Daop 6 mengimbau calon pelanggan agar merencanakan perjalanannya dengan baik pada masa libur panjang ini. Tentukan tanggal perjalanan dengan sebaik mungkin karena penjualan berlangsung cepat di masa peak season seperti sekarang ini.

Ia menyatakan, jika tiket pada tanggal yang diinginkan sudah habis, calon pelanggan dapat memilih tanggal alternatif atau memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi Access by KAI yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengkombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan. 

Ia menjelaskan, kota tujuan favorit masyarakat pada libur panjang ini adalah Jakarta, Bandung, Purwokerto, Semarang, Madiun, Surabaya, dan Malang. Masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai kereta api keberangkatan awal dari stasiun Daop 6 seperti Lodaya, Sancaka, Mataram, Progo, Gajahwong, Bengawan, Bogowonto, dan lainnya. 

“Kepada pelanggan untuk membawa barang secukupnya mengingat pada peak season stasiun akan lebih padat. Selain karena faktor keselamatan dan kenyamanan, membawa barang yang melebihi batas ketentuan juga akan dikenakan tarif tambahan,” kata dia.

Ia menambahkan, sejak lama aturan barang bawaan penumpang kereta api yaitu salah satunya setiap pelanggan diperbolehkan membawa bagasi tanpa dikenakan biaya tambahan maksimal 20 kilogram dengan volume maksimum 100 dm3 dengan dimensi maksimal 70 x 48 x 30 cm atau sebanyak-banyaknya terdiri dari 4 item bagasi. Jika melebihi aturan tersebut maka akan dikenakan biaya tambahan.

Redaktur : MS Rifat

57 / 100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com