News  

Didukung 80 Persen Daerah, La Ode Safiul Akbar Makin Kokoh Menuju Kursi Ketua Umum Kosgoro 1957

La Ode Safiul Akbar (peci hitam kanan) bersama Agung Laksono (ist)

JOGJAKARTANEWS.COM, JAKARTA – Peta dukungan menjelang pemilihan Ketua Umum Kosgoro 1957 periode 2026–2031 semakin mengerucut. Calon Ketua Umum (Caketum) Kosgoro 1957, La Ode Safiul Akbar (LSA), disebut menjadi kandidat terkuat setelah mendapat dukungan mayoritas pengurus daerah di seluruh Indonesia.

Berdasarkan konsolidasi yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir, dukungan terhadap La Ode diklaim telah mencapai sekitar 80 persen. Dukungan tersebut datang dari berbagai Pengurus Daerah Kolektif (PDK) yang menginginkan keberlanjutan program organisasi sekaligus percepatan transformasi Kosgoro 1957 ke arah yang lebih progresif.

La Ode mengatakan dukungan yang terus mengalir tersebut merupakan amanah dari kader dan pengurus daerah yang menginginkan organisasi tetap berjalan pada jalur penguatan kelembagaan dan kesejahteraan anggota.

“Saya melihat semangat yang luar biasa dari teman-teman daerah. Mereka menginginkan Kosgoro 1957 terus bergerak maju, tidak mengulang dari nol, tetapi melanjutkan fondasi yang sudah dibangun dan mengembangkannya menjadi lebih baik lagi,” kata La Ode, Senin, 1 Juni 2026.

Menurut dia, aspirasi yang paling banyak disampaikan oleh kader di daerah adalah keinginan agar organisasi semakin memberikan manfaat nyata bagi anggota. Karena itu, kepemimpinannya nanti akan menempatkan suara akar rumput sebagai dasar utama dalam penyusunan kebijakan organisasi.

“Kita ingin membangun Kosgoro 1957 dari bawah. Aspirasi anggota dan daerah harus menjadi arah kebijakan organisasi. Kosgoro harus hadir untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, bukan hanya menjadi organisasi yang aktif secara administratif,” ujarnya.

La Ode menegaskan, salah satu program prioritas yang akan didorong adalah penguatan ekonomi anggota melalui pengaktifan koperasi Kosgoro 1957. Koperasi tersebut diharapkan menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu memberikan manfaat langsung bagi anggota maupun masyarakat sekitar.

Selain itu, ia juga menargetkan terwujudnya gedung milik sendiri sebagai kantor pusat organisasi. Menurutnya, keberadaan kantor permanen merupakan simbol kemandirian sekaligus penguatan eksistensi Kosgoro 1957 sebagai organisasi yang besar dan bersejarah.

“Kita ingin memiliki pusat kegiatan yang menjadi kebanggaan bersama. Gedung sendiri bukan hanya soal fisik, tetapi simbol bahwa organisasi ini terus bertumbuh dan semakin mandiri,” katanya.

Menguatnya dukungan kepada La Ode juga tidak lepas dari dukungan para tokoh senior Kosgoro 1957. Salah satunya datang dari sesepuh Kosgoro 1957 dan Partai Golkar, Agung Laksono, yang secara terbuka memberikan dukungan terhadap pencalonan La Ode.

Bagi banyak kader daerah, dukungan tokoh senior tersebut menjadi sinyal penting bahwa regenerasi kepemimpinan harus berjalan seiring dengan semangat keberlanjutan organisasi.

La Ode menegaskan bahwa Kosgoro 1957 harus dikelola secara profesional agar dapat terus tumbuh sebagai organisasi kader yang kuat dan independen.

“Organisasi sebesar Kosgoro 1957 harus dikelola secara profesional. Fokus kita adalah membesarkan organisasi, memperkuat kaderisasi, dan meningkatkan kesejahteraan anggota. Organisasi ini tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan elektoral pribadi atau kepentingan sesaat,” ujarnya.

Dengan dukungan yang telah mencapai sekitar 80 persen dari daerah, posisi La Ode Safiul Akbar kini dinilai semakin kokoh menjelang proses pemilihan Ketua Umum Kosgoro 1957 periode 2026–2031. Sejumlah pengurus daerah bahkan menyebut kemenangan LSA sebagai representasi aspirasi mayoritas kader yang menghendaki keberlanjutan, profesionalisme, dan kemajuan organisasi.

 

61 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com