SLEMAN – Balai Pemasyarakatan ( Bapas ) Kelas I Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan melalui kegiatan BAKPIA (Bapas Koordinasi, Pengawasan, Pembimbingan, dan Aksi Sosial) yang diselenggarakan pada Kamis (16/7/2026) di Agrowisata Gadung, Kalurahan Bangunkerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman.
Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara Bapas Kelas I Yogyakarta dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pemerintah kalurahan, serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung proses pembimbingan dan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kapanewon Turi, Kepala Bapas Kelas I Yogyakarta Galih Rakasiwi, Kepala Dusun Gadung, unsur Koramil Turi, Bhabinkamtibmas Polsek Turi, jajaran pegawai Bapas Kelas I Yogyakarta, 15 Klien Pemasyarakatan, 5 warga penerima bantuan sosial, serta 2 Taruna Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Kepala Bapas Kelas I Yogyakarta, Galih Rakasiwi, yang menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan pembimbingan klien. Selanjutnya, Kepala Kapanewon Turi, Joko Susilo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya pembinaan dan reintegrasi sosial yang dilaksanakan oleh Bapas.
“Pemerintah daerah menyambut baik kegiatan ini karena tidak hanya mendukung proses pembimbingan Klien Pemasyarakatan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Joko Susilo dalam sambutannya.
Setelah sesi pembukaan, seluruh peserta melaksanakan kerja bakti membersihkan kawasan Agrowisata Gadung. Klien Pemasyarakatan bersama unsur pemerintah, aparat kewilayahan, aparat penegak hukum, dan masyarakat bergotong royong membersihkan area wisata guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan juga diisi dengan penyerahan paket sembako kepada 15 Klien Pemasyarakatan dan 5 warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Bapas Kelas I Yogyakarta dengan BAZNAS Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kepala Bapas Kelas I Yogyakarta, Galih Rakasiwi, menyampaikan bahwa kegiatan BAKPIA merupakan implementasi pendekatan pembimbingan yang melibatkan partisipasi aktif klien dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, klien tidak hanya mendapatkan pembimbingan dan pengawasan, tetapi juga kesempatan untuk berkontribusi positif kepada masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat respons positif dari masyarakat dan para pemangku kepentingan. Ke depan, Bapas Kelas I Yogyakarta berkomitmen untuk terus mengembangkan program BAKPIA secara berkelanjutan di berbagai wilayah sebagai sarana penguatan reintegrasi sosial, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung keberhasilan pemasyarakatan. (Niken)














