Massa PDIP Segel Kantor Biro TV One Yogyakata, Chang Janji Tak akan Anarkis


Seorang warga memotret kantor TV One yang disegel dan sudah diberi garis polisi. Foto/Azwar Anas

YOGYAKARTA - Ratusan massa Parta Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) menyegel kantor biro TV One di Kampung Miliran RT 06 Rw 02, Kelurahan Muja-muju Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta, Rabu (2/7/2014) sekitar pukul 22.00 WIB. Penyegelan tersebut terkait pemberitaan TV One yang menyebut PDI P membantu kader PKI.

Kader PDI P Yogyakarta sekaligus Ketua Komis A DPRD Yogyakarta, Chang Werdiyanto mengatakan, kedatangan ratusan simpatisan PDI P menuntut TV One untuk mengklarifikasi berita yang telah mencemarkan nama baik PDI P beserta Capres RI Jokowidodo. "Kedatangan kami cuma minta klarifikasi. Kami tidak akan anarkis," ujarnya di lokasi kejadian.

Aksi serupa kata Chang, juga terjadi di beberapa wilayah di Indonesia sebagai protes PDI P terhadap TV One yang dinilai telah berlebihan. Chang menambahkan, PDI P akan memberi batas waktu sampai besok pagi agar pihak TV One meminta maaf dan mengklarifikasi pemberitaan tersebut. Chang juga berencana akan melaporkan TV One ke Badan Pengawas Pemilu. "Biar ini menjadi pelajaran bagi mereka," tegas Chang.

Berdasarkan pantauan jogjakartanews.com, massa PDI P menyegel pintu masuk kantor TV One dengan bambu. Tidak hanya itu, mereka juga mencoret-coret dinding kantor dengan pilox. Namun setelah menunggu beberapa jam, pihak TV One tak satupun pihak TV One menampakkan batang hidungya.

Dari kabar yang diterima, pihak TV One sedang berada di Semarang dan kantor dalam keadaan kosong. Tanpa terseulut emosi lebih lanjut, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib dan berjanji akan kembali mendatangi kantor tersebut jika sampai tuntatnnya tidak dindahkan.

Sampai berita ini diturunkan Polisi masih berjaga-jaga di sekitar lokasi dan telah memberi police line kantor Tv One tersebut. (war)
Redaktur: Rudi F

 


 



Terpopuler


Baca Juga