11 Taruna AAL Dilatih Kendalikan Sistem Senjata Elektronik Kapal Perang


Foto: doc/AAL

SURABAYA – Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) melaksanakan latihan dan praktek (Lattek) Sistem Kontrol dan Integrasi untuk mengendalikan sistem senjata elektronik kapal perang, Kamis (08/01/2014)

Lattek yang diikuti 11 Taruna Tingkat IV Angkatan ke-60  Korps Elektronika tersebut diselenggarakan di Vocational Education and Development Center (VEDC), yaitu lembaga yang telah lama bekerjasama dengan AAL dengan kualitas tenaga pendidik yang sudah tidak diragukan lagi.      

Lattek yang akan dilaksanakan selama 25 hari ini diselenggarakan untuk membekali kemampuan ketrampilan taruna di bidang pengendalian dengan menggunakan mikroprosesor dan mikrokontroler. Teknologi modern tersebut sudah banyak diterapkan di kapal-kapal perang angkatan laut dalam sistem pengendalian yang diintegrasikan dengan komponen mekanik.      

Pengawas Latihan (Waslat) Kolonel Laut (E) Mukhlis, S.T. yang sekaligus Kepala Departemen Elektronika (Kadeplek) AAL  mengatakan, Lattek Sistem Kontrol dan Integrasi yang dilaksanakan taruna Korps Elektronika  ini dimaksudkan agar mereka mampu menerapkan teori yang selama ini telah diperoleh di kelas ke dalam bentuk praktek,

“Teori itu meliputi bahasa pemrograman mikroprosesor, mikrokontroler, sistem komunikasi data dan interface, programmable logical control (PLC) dan software pendukung yang lain. Lattek bertujuan agar para Taruna dapat menerapkan serta mengaplikasikan penerapan teori-teori tersebut kedalam rancang bangun sebuah alat atau hasil karya,” tuturnya dalam keterangan pers yang diterima jogjakartanews.com, Kamis (08/01/2014).

Selain itu, imbuh Kadeplek, lattek ini dimaksudkan untuk memberikan bekal penguasaan materi pokok tentang Korps agar di masa penugasan nanti para taruna mampu mengemban tugas dan tanggung jawab sesungguhnya.

“Lattek Sistem Kontrol dan Integrasi ini juga memiliki makna yang sangat penting bagi TNI AL pada umumnya dan AAL pada khususnya di dalam memberikan bekal kemampuan profesi para taruna sebagai calon pemimpin TNI dan TNI AL masa depan,” katanya.

Dikatakan Kadeplek, taruna tingkat IV korps elektro yang dalam tahun ini akan mengakhiri pendidikannya akan melaksanakan latihan praktek selama 25 hari, mulai 5-30 Januari.

“Untuk itu diharapkan para taruna dapat menyerap ilmu yang didapatnya selama mengenyam pendidikan di AAL, sehingga lattek ini dapat menjadi laboratorium karya mereka,” pungkasnya. (pr/aal)

Redaktur: Rudi F


 





Baca Juga