Kamis, 12/02/2015 16:49 WIB | Dibaca: 1666 kali

Tingkatkan Pendapatan Nelayan, Pemda DIY Tandatangani MoU dengan LAPAN


Sri Sultan HB X memandatangani MoU dengan Kepala LAPAN. Foto: doc/Pemda DIY

YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasioanal ( LAPAN ) dalam Pemanfaatan sains dan teknologi penerbangan dan antariksa untuk mendukung program pembangunan di DIY, terutama sektor kelautan.

Kerjasama tersebut diresmikan dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara Gubernur DIY,  Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Kepala LAPAN, Prof.Dr. Thomas Djamaluddin pagi ini, Kamis ( 12/02/2014), di Gedhong Pracimosono, Komplek  kantor Gubernur (Kepatihan).

Selain itu, sebagai tindaklanjut dilakukan pula penandatanganan perjanjian kerjasama tingkat SKPD tentang pemanfaatan sains dan teknologi untuk mendukung pengembangan teknologi kelautan dan perikanan DIY antara Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat LAPAN, Ir. Agus Hidayat, M.Sc  dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, dr. Andung Prihadi Santosa. M.Kes .

Sebagaimana dilansir Pers Rilis resmi Pemda DIY, dalam kesempatan tersebut Sri Sultan  menuturkan, adanya  kerjasama dengan LAPAN, diharapkan pendapatan nelayan akan lebih baik, 

“Saya berharap kerjasama ini akan mampu meningkatkan produktifitas tangkapan ikan di laut selatan pantai DIY, yang membentang sepanjang 113 KM, yang saat ini potensi besar tersebut belum dapat dioptimalkan,’’harap Sri Sultan yang dalam kesempatan tersebut didampingi Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda DIY, Drs.Tavip Agus Rayanto.M.Si serta Pejabat Lingkungan SKPD DIY yang terkait dalam menjalin kerjasama.

Sementara Prof.Dr. Thomas Djamaluddin mengatakan kerjasama dengan Pemda DIY merupakan kerjasama pertama LAPAN dengan pemerintah daerah.  

“Dalam kerjasama ini antara lain akan dikembangkan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) kemaritiman dan perikanan rangkap berbasis satelit yang berfungsi sebagai penginderaan lingkungan maritim dan potensi kelautan selatan DIY,” jelasnya. (pr/pemda/ian)

Redaktur: Rudi F


 





Baca Juga