Jumat, 13/03/2015 17:35 WIB | Dibaca: 601 kali

Kalau Ada Jalan Rusak dan Membahayakan Siswa, Laporkan Kesini


tampilan situs yang dirilis Kemdikbud. Foto: doc/kemdikbud

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama-sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah meluncurkan situs tanggap lintasan beresiko bagi siswa. Hal itu sebagai upaya pemerintah dalam melindungi siswa agar peristiwa seperti yang dialami puluhan siswa di lebak Banten tidak terulang kembali.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, puluhan siswa terjatuh disebuah jembatan akibat terputus dan ambruk di Lebak, Banten beberapa waktu lalu. "Pemerintah menyadari pentingnya keselamatan anak-anak kita, baik di sekolah maupun di perjalanan menuju ke sekolah dan pulang ke rumah. Banyak lintasan berisiko tinggi yang ditempuh anak-anak kita menuju ke sekolah." kata Mendikbud, Anies Baswedan dalam sebuah rilis yang di terima jogjakartanews.com.

"Walau kita salut dan bangga melihat keberanian dan determinasi anak-anak kita melewati lintasan seperti itu, tapi risiko seperti ini tidak seharunya terjadi. Tidak boleh anak-anak kita merisikokan keselamatannya dalam usahanya meraih pendidikan. Kita salut pada orangtua, para pembimbing dan warga sekitar yang menuntun anak-anak melintasi linatasan-lintasan penuh resiko it," tambah mendikbud.

Menurut Mendikbud, langkah tersebut merupakan upaya pemerintah untuk melindungi warganya, sebagaimana tertuang dalam janji kemerdekaan dalam UUD 45 yaitu, melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Melindungi segenap warga negara, termasuk melindungi siswa-siswa yang akan belajar adalah bagian dari janji kemerdekaan. Pemerintah dalam hal ini berniat menjalankan nawacita.

"Melalui ikhtiar ini Pemerintah meminta bantuan kepada para kepala sekolah, para guru, para orangtua dan masyarakat umum untuk melaporkan lintasan-lintasan berbahaya, penuh risiko yang harus diperbaiki dan mengharap juga laporan atas lintasan-lintasan yang telah rusak dan bisa mencelakakan anak-anak kita. Laporan ini bisa disampaikan melalui kanal sahabat.kemdikbud.go.id," papar Kemdikbud

Kemdikbud dan Kemen-PUPR, masih dalam rilis akan segera merespon dan melakukan langkah-langkah nyata di lapangan untuk melindungi anak-anak kita dari risiko kecelakaan. "Ini ikhtiar negara untuk hadir, mohon berkenan untuk menyebarkan kabar ini sebagai sikap kita untuk sama-sama bertanggung jawab atas keselamatan saudara-saudara muda kita yang sedang bersekolah di berbagai pelosok tanah air," lanjut Mendikbud (pr)

Redaktur: Herman Wahyudi


 





Baca Juga