Kamis, 09/04/2015 22:20 WIB | Dibaca: 1338 kali

Danrem 061/SK Orasi Ilmiah Dalam Sidang Terbuka Universitas Pakuan


Danrem 061/SK Kolonel Inf Fulad, S.Sos.,M.Si orasi ilmiah di Universitas Pakuan. Foto: Penrem 061

BOGOR - Komandan Korem 061/Surya Kancana (Danrem 061/SK) Kolonel Inf Fulad, S.Sos.,M.Si, menyampaikan orasi ilmiah  pada acara Sidang Terbuka Senat Universitas Pakuan saat wisuda Doktor, Magister, Sarjana dan Ahli Madya tahun 2015, di Brajamustika Hotel, Jalan semeru kota Bogor,Rabu ( 8/4).

Dalam orasinya bertema “Membangun Ketahanan Nasional di Bidang Pertanian Dalam Rangka Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)”  Danrem 061/Sk menyampaikan, bahwa dalam usaha mencapai kepentingan, tujuan dan cita-cita nasional, bangsa indonesia dihadapkan pada tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan yang harus diatasi. oleh karena itu untuk menghadapi hal tersebut bangsa indonesia harus mempunyai kekuatan, kemampuan, daya tahan dan keuletan yang handal yang berpedoman pada wawasan nusantara. adapun kekuatan, kemampuan, keuletan dan daya tahan tersebut dinamakan ketahanan nasional.

“Ancaman terhadap ketahanan nasional dapat berasal dari dalam maupun luar negeri, pada saat ini Indonesia masih menghadapi berbagai konflik di masyarakat, baik yang vertikal maupun horizontal, hal ini disebabkan salah satunya masalah ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang masih rendah,” tutur Danre,m dalam keterangan resmi Penerangan Korem 061/Sk yang diterima jogjakartanews.com, amis (09/04/2015).

Dikatakan Danrem, salah satu solusi dalam memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat adalah dengan memberdayakan ketahanan ekonomi khususnya bidang ketahanan pangan dengan tujuan ketersediaan pangan bagi rakyat dengan harga yang terjangkau. Danrem 061/Sk menegaskan bahwa TNI AD siap mendukung secara maksimal untuk tercapainya swasembada pangan dan kedaulatan pangan, dengan segala kemampuan yang dimiliki.

“Dalam visi Asean 1997-2020, pada hakekatnya MEA adalah integrasi ekonomi di kawasan Asean, yang bertujuan untuk menciptakan perekonomian di wilayah Asean yang : stabil, makmur dan berdaya saing tinggi, adanya aliran yang bebas bagi barang, jasa, investasi dan modal, pembangunan ekonomi yang merata, dan mengurangi kemiskinan serta ketimpangan sosial ekonomi di tahun 2020,” ungkapnya.

Menurut Danrem 061/Sk, MEA bertujuan untuk membentuk Asean sebagai pasar tunggal dan basis produksi, sehingga membuat Asean lebih dinamis dan menjadi segmen yang lebih kuat dari rantai pasokan global. Lebih lanjut Danrem menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kesiapan dan potensi yang kuat untuk mengikuti MEA, dengan faktor luas geografis, kekayaan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia, sehingga indonesia bisa meningkatkan daya saing dan menjadi pemain utama dalam MEA.

Danrem 061/Sk beserta rombongan di sambut oleh Rektor Universitas Pakuan Prof. Dr. Bibin Rubini, M.Pd dan Wakil Rektor I Universitas Pakuan Drs Oding Sunardi, M.Pd serta seluruh Dekan dan Staf Universitas Pakuan.  (Penrem 061/Sk)

Redaktur: Aristianto Zamzami

 


 





Baca Juga