Selasa, 28/04/2015 20:08 WIB | Dibaca: 1468 kali

Satgas KJK Milan 2015 Dilepas Menko Kemaritiman


doc/aal

SURABAYA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Dwisuryo Indroyono Soesilo melepas Satgas Kartika Jala Krida Milan Expo 2015 Taruna Akademi Angkatan Laut di Dermaga Ujung, Surabaya, Selasa (28/04/2015). Pelepasan muhibah ini  dihadiri oleh Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Pangarmatim Laksda TNI Darwanto, Gubernur AAL Mayjen TNI (Mar) Guntur IC Lelono, Kobangdikal Laksda TNI I.N.G.N Ary Atmaja, Pangkolinlamil Laksda TNI Aan Kurnia, serta para pejabat utama TNI AL lainnya.

Acara pelepasan dimulai dengan upacara yang dipimpin Menko Kemaritiman sebagai Inspektur Upacara. "Meskipun dilaksanakan dalam suasana mendung, namun tidak mengendurkan semangat dan antusiasme 99 Taruna dan Taruni AAL yang akan berangkat," tulis Humas AAL Bumimoro dalam rilis kepada Jogjakartanews.com, Rabu (28/04/2015).

Sejumlah Taruna dan Taruni AAL tersebut terdiri dari 41 taruna korps Pelaut, 17 taruna korps Teknik, 11 taruna korps Elektronika, 9 taruna korps Suplai, serta 21 korps Marinir. Mereka akan diberangkatkan pada Kamis (30/04/2015) dengan didampingi 16 pelatih dan pendukung, menggunakan kapal perang TNI AL jenis Landing Platfrom Dock dengan menyinggahi beberapa kota negara sahabat, di antaranya Cochin, Salalah, Alexandria, Genoa (Italia), Jeddah, dan Karachi.

Selain taruna AAL, Latihan Pelayaran Bintang ini juga diikuti  15 Taruna dan Taruni Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta yang didampingi 2 orang pengasuh, 4 orang Taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta yang didampingi 1 orang pengasuh, 22 siswa dan siswi SMK Pelayaran Gabungan yang didampingi 2 orang pembimbing, serta 2 orang siswa dan siswi SMU Negeri Cilacap. Dengan demikian, keseluruhan taruna yang tergabung dalam Satuan Tugas Latihan Kartika Jala Krida World Expo Milano 2015 sebanyak 142 orang dan 23 pengasuh/pembimbing. Jumlah tersebut belum termasuk anak buah kapal KRI Banjarmasin-592.

Usai upacara pelepasan, Menko Kemaritiman yang didampingi Kasal meninjau KRI Banjarmasin 592 melihat-lihat kesiapan para taruna. Pelayaran yang menurut Menko Kemaritiman dilaksanakan lagi setelah pada 1964 Indonesia mengikuti pelayaran dunia Pertama kali dengan KRI Dewaruci berlayar keliling dunia pada 1964 di bawah komando Overstee (Letnan Kolonel) Pelaut Sumantri atas perintah Presiden Soekarno. (pr)

Redaktur: Aristianto Z.
 


 





Baca Juga