Rabu, 03/06/2015 12:36 WIB | Dibaca: 3345 kali

Latihan Kepemimpinan Taruna AAL untuk Pembentukan Karakter


Taruna AAL saat melakukan tantangan firewalk. Foto: doc/aal

SURABAYA - Sebanyak 90 Taruna AAL Tingkat III angkatan 61 melaksanakan kegiatan Latihan Kepemimpinan atau Outbond Training di Puslatpur Marinir Purboyo, baru - baru ini. Menurut informasi yang disampaikan pihak AAL Bumimoro kepada Jogjakartanews.com, kegiatan tersebut merupakan salah satu bagian dari kurikulum pendidikan taruna sebagai bentuk pendidikan penumbuhkembangkan karakter.

Salah satu yang menarik dari kegiatan yang diselenggarakan oleh Departemen Kepemimpinan Akademi Angkatan Laut itu adalah diadakannya kegiatan firewalk, yaitu sebuah simulasi berjalan diatas bara api. Tujuan latihan tersebut adalah untuk menambah keyakinan Taruna dari yang awalnya tidak berani menjadi seorang yang berani.  Kelak dalam menghadapi tantangan ke depan lebih berani dan percaya diri untuk menghadapi tantangan ataupun tugas. Karena dengan keyakinan akan timbul keberanian dalam menghadapi tantangan kedepan.

“Api bisa menjadi sesuatu yang  menyenangkan dan bukan menakutkan kalo kita berani dan bisa menaklukannya. Seorang akan menjadi besar kalau bisa melewati tantangan dan hambatan. Dalam menghadapi  tantangan dan hambatan dibutuhkan keyakinan dan keberanian untuk melakukannya. Untuk itu tugas kalian selama menempuh pendidikan adalah berlatih dan belajar”, tegas Kepala Departemen Kepemimpinan  Akademi Angkatan Laut,  Kolonel Marinir Budi Santoso, kepada para taruna.

Menurut Kolonel, dalam kegiatan tersebut banyak hal yang ditanamkan kepada seluruh Taruna bahwa pada diri seorang pemimpin memiliki label atau ciri yang tetap melekat sepanjang masa pada setiap pemimpin yaitu;  Energi, Stabilitas Emosi, Human Relationship, Personel Motivation, Communication Skill, Teaching Skill, Social Skill, Technical Competent.

Dalam kesempatan berbeda, Gubernur AAL Mayjen TNI Guntur IC Lelono, juga menegaskan bahwa pendidikan di AAL akan mengarah kepada pembentukan pendidikan karakter. “Orang hebat dan orang pintar tidak akan berarti apa-apa tanpa karakter yang kuat”, tandas orang nomor satu di AAL ini (pr)

Redaktur: Aristianto Z.


 





Baca Juga