Terkait Ketegangan Arab-Iran, Diplomat Hongaria Berharap Indonesia Jadi Contoh Dunia


Sri Sultan HB X bersama Diplomat Hongaria Z Soh Nemeta. Foto: doc.Ist

YOGYAKARTA – Terkait ketegangan yang terjadi antar Negara-negara muslim di arab dan timur tengah, Ketua Komisi Luar Negeri Hongaria, Z Soh Nemeta, berharap Indonesia dapat memberikan contoh bagi dunia sebagai  negara dengan penduduk muslim terbesar yang memiliki iklim demokratisasi stabil.

“Indonesia merupakan negara demokrasi yang mempunyai penduduk Muslim terbesar di dunia. Dengan adanya berbagai ketegangan antara Saudi dan Iran, negara Suriah dan Arab, peran Indonesia sangatlah penting karena telah mengalami proses demokratisasi, sehingga dapat berkembang dengan berbagai etnis dan agama,” katanya saat mengunjungi Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Gedung Wiliis Kepatihan (kantor Gubernur), Senin (11/01/2016).

Kunjungan tersebut merupakan penjajagan kerjasama Hungaria-DIY dibidang Infrastruktur dan Pendidikan.

Dijelaskan Nemeta, Hongaria dan Yogyakarta mempunyai banyak kesamaan. Menurutnya, semula Hongaria merupakan negara yang mempunyai latar belakang diktator komunis, namun kemudian direformasi menjadi negara yang bebas dan demokratis, sejak 20 tahun yang lalu. Mulai tahun 1999, kata dia, Hongaria mengalami proses reformasi dan demokratisasi.

“Berdasarkan pengalaman ini proses transisi demokratisasi di Hongaria mempunyai kesamaan dengan proses yang ada di Indonesia, dan dalam hal ini Sri Sultan HB IX mempunyai peranan penting dalam demokratisasi di Indonesia serta era reformasi sampai sekarang. Perdana Menteri  Hongaria yang akan datang ke Yogyakarta juga merupakan figur demokratisasi,” ujarnya.

Nemeta menambahkan, dengan kesamaan tersebut, diharapkan ke depan kerjasama antara Hongaria dan DIY akan semakin ditingkatkan dan saling menguntungkan kedua Negara. Dia juga menginformasikan dalam waktu dekat Perdana Menteri Hongaria akan berkunjung ke Yogyakarta.  (pr*/hum)

Redaktur: Rizal


 





Baca Juga