Selasa, 10/05/2016 23:41 WIB | Dibaca: 670 kali

Dukung Pengembangan Paud, Kementrian Desa Gelar Pelatihan Pendidik


Ibu Negara, Iriani Jokowi saat menghadiri pelatihan guru Paud di DIY. Foto: Kt1

YOGYAKARTA –  Sebanyak 100 guru atau pendidik dari 50 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) mendapat pelatihan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di Yogyakarta. Pelatihan yang dihelat mulai kemarin (09/05/2016)  akan berakhir pada Jum'at, 13 Mei 2016 mendatang. Kegiatan tersebut dihadiri Ibu Negara, Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla bersama anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK), yang beranggotakan istri-istri Kabinet Kerja.

Menurut Pembina PKK Kementerian Desa Ari Haryati Marwan Jafar pendidik Paud harus didukung agar  kualitasnya terus meningkat.

“Guru berkualitas akan membantu anak untuk menumbuhkan rasa percaya diri sehingga potensi anak berkembang dengan optimal saat masa keemasan,” katanya.

Dikatakan Ari, dukungan pemerintah terhadap perkembangan Paud salah satunya dengan menggelar pelatihan-prlatihan guna meningkatkan kemampuan mendidik. Ke depan, ka ta dia, diharapkan dengan dukungan pemerintah, guru-guru Paud semakin bersemangat untuk menyiapkan generasi bangsa  sejak usia keemasan.

“Keberadaan Paud sangat penting untuk menyiapkan generasi bangsa sejak usia dini,” imbuhnya.

Sebelumnya, di hari pertama Kegiatan Iriani Jokowi memberi sambutan di hadapan 100 peserta guru PAUD perwakilan dari Bangkalan, Sumenep, Temanggung, dan DIY. Namun, sejumlah awak media tidak diperkenankan mengikuti oleh petugas Paspampres.

Usai memberi motifasi, Iriani Jokowi dan Mufidah Jusuf Kalla keluar ruang di Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Kemendesa PDTT, Yogyakarta. Keduanya kemudian melihat kerajinan dalam stan yang ada. Lalu, mereka secara simbolik menanam pohon. 

Iriani Jokowi menanam pohon Sawo Kecik, sementara Mufidah Jusuf Kalla menamam pohon Jambu Darsono. Selain itu, mereka juga melihat-lihat tanaman sayuran yang terdapat dalam media tanam dari peralon dan polibag. 

Keduanya juga tidak berkenan memberi statemen pada wartawan. Lambaian tangan dan senyum sembari meninggalkan lokasi yang mendapat pengawalan ketat dari Paspamres. (kt1)

Redaktur: Rudi F


 



Terpopuler


Baca Juga