Minggu, 12/11/2017 23:34 WIB | Dibaca: 202 kali

Yankestrad Dinkes Jatim Dukung Program Perpatri


Kasi Yankestrad Dinkes Jatim, Dra. Elmi Mufidah, Apt, M.Kes saat memberikan arahan dalam pelatihan Perpatri. Foto: ist

SIDOARJO – Pelayananan Kesehatan Tradisional (Yankestrad), Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mendukung Perkumpulan Terapis Tradisional Patah Tulang Urat dan Sendi (Perpatri) sebagai wadah pengobat tradisional yang berkompeten, professional, dan taat hukum.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Yankestrad, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (Dinkes Jatim), Dra. Elmi Mufidah, Apt, M.Kes. saat memberikan pengarahan dalam pelatihan penananganan patah tulang Perpatri sekaligus pelantikan Pengurus Daerah (Pengda) Perpatri Jatim dan Pengurus Cabang (Pengcab) dari 11 Kabupaten, Minggu (12/11/2017) di Sidoarjo, Jatim.

Dalam kesempatan tersebut Elmi Mufidah mensosialisasikan kebijakan Yankestrad yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No. 61 tahun 2016 Tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris.

“Aturan-aturan sebagai penyehat tradisional, diantaranya harus mengurus STPT  (Surat Terdaftar Penyehat Tradisonal), termasuk bagi anggota Perpatri,” katanya.

Terkait kemitraan dengan pemerintah, dalam hal ini Kementrian Kesehatan (Kemenkes), Elmi mengarahkan agar Perpatri segera membentuk cabang-cabang di Jatim dengan standarisasi ilmu pengobatan yang rasional,

“Perpatri  diharapkan bisa membantu Dinkes Jatim dalam mensosialisasikan aturan-aturan Pelayanan Kesehatan Tradisional, merapikan dan menertibkan para pengobat tradisional patah tulang di Jatim, agar senantiasa mentaati aturan-aturan pemerintah,” harapnya.

Sementara pelantikan Pengurus Pengda Jatim yang bertepatan dengan peringatan hari kesehatan ini, dilakukan oleh Pendiri sekaligus Dewan Pembina Pengurus Pusat Perpatri, Lesgiono.

Dalam sambutannya, Lesgiono mengatakan, Perpatri adalah organisasi resmi berbadan hukum yang merupakan wadah terapis tradisional spesialis patah tulang, urat dan sendi. Perpatri yang berkantor pusat di Yogyakarta berkomitmen menjadi mitra pemerintah, dalam hal ini Kemenkes untuk turut berkontribusi meningkatkan taraf kesehatan masyarakat serta membina terapis tradisional yang berkompeten dan professional di bidangnya.

“Saya berharap kepada Pengda Jatim dan Pengcab 11 Kabupaten ke depan bisa melaksanakan amanah organisasi serta menjalankan program-programnya dengan baik untuk mewujudkan tujuan organisasi,” tutur penemu Star Bio Oil, minyak terapi Patah Tulang, urat, dan sendi  sekaligus Owner CV. Bio Nurcholies Star ini.

Pelantikan juga dihadiri Ketua Umum Perpatri Pusat, Tomy M. Arief Aditama, SKG.

Tomy menginformasikan, sebagai ketua umum Pengda Perpatri Jatim adalah Djarot Ilusya. Sedangkan 11 Pengcab yang dilatik, yaitu Pengcab Surabaya, Madiun, Nganjuk, Kediri, Sidoarjo, Gresik, Bojonegoro, Lumajang, Sampang, Bangkalan, dan Ponorogo.

“Setelah Pengda Jatim, kita juga berencana akan segera menggelar pelatihan sekaligus pelantikan Pengda Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Kepulauan Riau. Alhamdulillah kehadiran Perpatri mendapat antusiasme  sahabat-sahabat terapis di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (kt7)

Redaktur: Faisal


 





Baca Juga