Peringati Maulid Nabi, Korem 072 Pamungkas Perkuat Kemanunggalan dengan Rakyat


Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Makorem 072/Pamungkas. Foto: ist

YOGYAKARTA - Jajaran Korem 072/Pamungkas menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw tahun  1439 H di Gedung Aula Serbaguna Makorem, Senin (04/12/2017) siang.

Danrem 072/Pamungkas Brigjen. TNI. Fajar Setyawan dalam sambutan yang disampaikan Kasipersrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Drs. Dwi Kari Subandi mengatakan, maulid nabi Muhammad Saw Tahun 2017 merupakan momen yang penting sebagai bahan refleksi ummat Islam untuk meneladani akhlak Rosululloh.

“Akhlak utama Rosulullah yairu sidiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh ( menyampaikan kebenaran) dan fatonah (cerdas) baik dalam intelektual, emosional, dan Spritual,” tuturnya.

Dikatakan Kolonel Subandi, peringatan maulid kali ini mengambil tema: ‘Jadikan Hikmah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H/2017 M Sebagai Keteladanan Dalam Meningkatkan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat’.

“Saya berharap semua Prajurit, ASN dan Persit KCK jajaran Korem 072/Pamungkas dapat meneladani Nabi Muhammad yang dekat dengan masyarakat, membantu masyarakat dengan tulus ikhlas,” imbuhnya.

Adapun acara inti yaitu ceramah yang disampaikan ustad H. Purwono S.Ag. MA. (dosen UMY). Dalam ceramahnya Purwono mengatakan bahwa Nabi Muhammad Saw diutus oleh Allah SWT sebagai Rasul-Nya untuk membawa berita kebenaran dan kebahagiaan kepada manusia.

Ia berpesan dalam menjalani kehidupan ini hendaknya selalu bersyukur kepada Allah SWT agar berbahagia dunia dan akhirat. Hal itu, kata Purwono, sebagaimana Firman Allah dalam Al Qur’an 28:77 yang artinya, 'dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat'.

Lebih lanjut Purwono menjelaskan, kebahagaian tidak diukur dengan harta benda, melainkan berkiblat kepada apa yang dicontohkan Nabi Muhammad Saw dalam menjalani kehidupan.

“Dengan demikian, In sya Allah akan mendapatkan kebahagiaan baik di dunia maupun akhirat,” katanya.

Purwono juga menjelaskan esensi shalat lima waktu bagi umat muslim. Dalam pelaksanaan sholat, kata dia,  diusahakan berjamaah agar lebih banyak mendapatkan hidayah dan pahala,  

"Karena dengan berjamaah menunjukan kalau umat muslim itu rukun dan bersatu meski dari beragam latar belakang, seperti manunggalnya TNI dengan Rakyat," tambah Purwono.

Purwono juga mengingatkan agar Prajurit TNI juga bersyukur atas anugerah dari Allah yang diberikan. Sebab menurutnya prajurit mempunyai tugas yang mulia sebagai pelindung dan mempertahankan NKRI.

"Oleh karenanya prajurit TNI juga berkewajiban selalu bertaqwa kepada Allah SWT,” tukas Purwono.

Sekadar informasi, peringatan maulid nabi Muhammad Saw diikuti 250 Prajurit TNI, ASN dan perwakilan Persit KCK. Kegiatan juga dihadiri oleh Para kasi Korem 072/Pmk, Kabalak musmonpus Yogyakarta,  Danyonif 403/WP, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 072 PD IV/Diponegoro Ny. Fajar Setyawan beserta pengurus persit, dan perwalikan Prajurit, Asn dan persit KCK jajaran korem 072/Pmk. (kt 1)

Redaktur:Rudi F

 


 





Baca Juga