Senin, 08/04/2019 22:41 WIB | Dibaca: 316 kali

Sambut Bonus Demografi, Dancow Luncurkan Modul 1 Juta Iya Boleh


Dancow rayakan sukses gerakan 1 Juta Iya Boleh di Jogja City Mall. Foto:Ist

YOGYAKARTA - Semakin banyak orang tua yang memahami pentingnya dukungan terhadap eksplorasi dan sosialisasi si Kecil agar dapat tumbuh berkembang menjadi Anak Unggul Indonesia.

Hal itu dikatakan, Brand Manager DANCOW Advanced Excelnutri+, Alvin Wiradarma dalam keterangan pers yang diterima redaksi jogjakartanews.com, Senin (08/04/2019).

Alvin menginformasikan, pihaknya telah merayakan suksesnya Gerakan 1 Juta 'Iya Boleh' Sabtu (06/04/2019), di Main Atrium A, Jogja City Mall,

“Sebagai mitra terpercaya orang tua, DANCOW Advanced Excelnutri+ senantiasa mengedukasi dan mendorong para orangtua Indonesia untuk berkata ‘Iya Boleh’ demi mendukung si Kecil bebas bereksplorasi dan mengembangkan potensi mereka. Melanjutkan Gerakan ‘1 Juta Iya Boleh’ yang diluncurkan Februari 2019 lalu, DANCOW Advanced Excelnutri+  meluncurkan modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia’.” ungkapnya.

Menurut Alvin, Gerakan ‘1 Juta Iya Boleh’ dari DANCOW Advanced Excelnutri+ telah berhasil mengumpulkan lebih dari 1 Juta ‘Iya Boleh’ dari orangtua di seluruh Indonesia dalam kurun waktu dua bulan sejak diluncurkan.

Dia menjelaskan Modul ini tersedia dan dapat diakses serta diunduh gratis melalui laman DANCOW Parenting Center, sehingga dapat menjangkau lebih banyak lagi orangtua di seluruh Indonesia dan memberi dampak positif bagi sebanyak mungkin anak Indonesia. 

Dengan Modul ini Alvin berharap para orang tua Indonesia dapat terus mendorong si Kecil berkembang menjadi Anak Unggul Indonesia,

"Dengan lima karakteristik kunci, yaitu Berani, Cerdas, Kreatif, Peduli dan Berbakat Pemimpin," imbuhnya.

Hadir dalam perayaan Gerakan 1 juta iya, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan dan Kesejahteraan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Drs. Hendra Jamal, M.Si. Kemudian, Psikolog Klinis CPC ,Tri Novita Herdalena S.Psi dan Pakar nutrisi dr. Ayu Kusuma Dewi, M.Si, Sp.GK.

Pada kesempatan tersebut, Jamal mengatakan bahwa orangtua adalah pihak yang paling bertanggung jawab terhadap pembentukan karakter generasi mendatang,

"Untuk itu kami menyambut baik inisiatif pembuatan Modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia’ sebagai panduan pengasuhan si Kecil yang dilengkapi dengan tips-tips yang bisa dipraktekkan orang tua dalam kehidupan sehari-harinya," tuturnya.

Dengan Modul tersebut Jamal juga berharap, akan bermanfaat dalam mempersiapkan Generasi Emas dimasa mendatang. Sebab, kata dia, diperkirakan dalam periode tahun 2020-2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi di mana 70% penduduk Indonesia berusia produktif (15-64 tahun),

"Sehingga pada tahun 2045 Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu dari tujuh kekuatan ekonomi terbesar dunia. Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi apabila generasi muda dalam usia produktif saat itu tidak memiliki kecakapan dan karakteristik yang unggul," ujarnya.

Sementara itu Psikolog CPC ,Tri Novita Herdalena S.Psi., menekankan orang tua bertanggung jawab untuk mempersiapkan anak-anak dengan berbagai kecakapan yang sesuai dengan perkembangan zaman,

"Juga membekali mereka dengan karakter yang kuat agar dapat membawa Indonesia semakin maju,” tandasnya.

Sementara itu, Pakar nutrisi dr. Ayu Kusuma Dewi, M.Si, Sp.GK mengatakan bahwa ketika anak bereksplorasi, ada banyak tantangan penyakit yang mungkin bisa mengganggu, seperti infeksi saluran pernafasan dan diare,

"Hasil riset menunjukkan 41,9% anak Indonesia masih sering terkena infeksi saluran pernafasan dan 12,2% anak masih sering terkena diare. Oleh karena itu anak harus mendapatkan nutrisi dan perlindungan yang tepat," bebernya.

Hal yang bisa dilakukan untuk tujuan tersebut menurutnya bisa dilakukan dengan memberikan asupan probiotik seperti Lactobacillus rhamnosus yang telah teruji klinis,

"Itu dapat membantu menurunkan risiko infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran cerna, dan meningkatkan daya tahan tubuh," pungkasnya. (pr)

Redaktur: Faisal

Berita Terkait

 





Baca Juga